Disnaker Mataram akomodasi pelatihan kerja bagi karyawan PHK

id Disnaker,Kota Mataram,pelatihan PHK

Disnaker Mataram akomodasi pelatihan kerja bagi karyawan PHK

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Mataram H Rudi Suryawan. ANTARA/Nirkomala.

Mataram (ANTARA) - Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyatakan siap mengakomodasi pelatihan kerja bagi karyawan yang terkena kasus pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Selama mereka mau dan memenuhi syarat, silakan ikut daftar pelatihan kerja," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Mataram H Rudi Suryawan di Mataram, Jumat.

Hal tersebut disampaikan menyikapi data jumlah pekerja di Kota Mataram selama Januari-Juli 2025 yang mengalami PHK sebanyak 76 orang. Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun 2024 sebanyak 65 kasus PHK.

Kasus PHK itu disebabkan banyak hal antara lain karena perusahaan tutup, pegawai melakukan pelanggaran berat, pegawai resign, dan lainnya.

Baca juga: Para PMKS di Mataram disiapkan pelatihan kerja

Sementara, lanjutnya, kegiatan pelatihan kerja yang selama ini dilaksanakan Disnaker Kota Mataram menyasar para pencari kerja dan pengangguran guna mengentaskan kemiskinan ekstrem di Kota Mataram.

Karena itu agar tepat sasaran, Disnaker menetapkan beberapa kriteria calon peserta meliputi berusia 18-45 tahun, ber-KTP (Kartu Tanda Penduduk) Kota Mataram, belum bekerja atau menganggur, belum pernah mengikuti pelatihan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Mataram, dan terdaftar dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

Sedangkan untuk karyawan yang kena kasus PHK mereka biasanya bekerja di perusahaan-perusahaan dan sudah terlatih, sehingga Disnaker tidak membuka pelatihan khusus bagi mereka.

"Tapi jika mereka mau dan memenuhi syarat, silakan daftar agar bisa di akomodasi untuk jenis pelatihan yang sudah kami siapkan," katanya.

Baca juga: Disnaker seleksi 130 pendaftar pelatihan kerja mesin pendingin di Mataram

Rudi mengatakan, untuk tahun ini pelatihan kerja yang sudah dilaksanakan pada Juni 2025 adalah pelatihan las dan servis mesin pendingin atau AC dengan jumlah peserta 64 orang atau masing-masing 32 orang per satu jenis pelatihan.

Selain itu, pada bulan September 2025, Disnaker Kota Mataram kembali akan melaksanakan pelatihan kerja bidang tata boga dan tata rias dengan target sasaran 80 orang.

Setelah pelatihan, peserta juga akan mendapatkan berbagai peralatan sesuai dengan jenis pelatihan yang diikuti. Hal itu dimaksudkan, sebagai modal awal agar mereka bisa langsung buka usaha sendiri.

"Untuk pelaksanaan pelatihan kerja tahun 2025, kami mengalokasikan anggaran sekitar Rp900 juta bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DHCHT)," katanya menambahkan.

Baca juga: Puluhan pengangguran di Mataram ikuti pelatihan kerja juru las pemula
Baca juga: Warga miskin di Mataram disiapkan pelatihan kerja
Baca juga: Dinsos Mataram siapkan pelatihan kerja bagi perempuan rawan ekonomi sosial

Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.