Kapolri mutasi lima kapolres di NTB

id mutasi polri,5 kapolres dimutasi,tr kapolri

Kapolri mutasi lima kapolres di NTB

Kepala Bidhumas Polda NTB Kombes Pol. Artanto. (ANTARA/Dhimas B.P.)

Mataram (ANTARA) - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi jabatan untuk lima kepala kepolisian resor (kapolres) di wilayah hukum kerja Nusa Tenggara Barat.

Kepala Bidang Humas Polda NTB Komisaris Besar Polisi Artanto di Mataram, Selasa, membenarkan perihal adanya mutasi jabatan tersebut sesuai Surat Telegram Kapolri yang terbit pada 20 Juni 2022.

"Iya, benar, ada lima jabatan kapolres yang masuk dalam daftar mutasi," kata Artanto.

Lima jabatan kapolres tersebut, yakni Kapolresta Mataram, Kapolres Lombok Tengah, Kapolres Lombok Timur, Kapolres Sumbawa, dan Kapolres Bima Kota.

Sesuai dengan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1214/VI/KEP/2022 dan ST/1216/VI/KEP/2022, jabatan Kapolresta Mataram yang kini masih dijabat Kombes Pol. Heri Wahyudi akan digantikan oleh AKBP Mustofa, Wakil Dirpolairud Polda Jawa Timur.

AKBP Mustofa menggantikan posisi Kombes Pol. Heri Wahyudi yang mendapat amanah baru sebagai Kepala Subbid Sosial Kemasyarakatan Ditsosbud Baintelkam Polri.

Selanjutnya jabatan Kapolres Lombok Tengah, yang kini dijabat AKBP Hery Indra Cahyono akan digantikan AKBP Irfan Nurmansyah yang masih duduk dalam jabatan Kepala Subbid 1 Ditresnarkoba Polda NTB.

Sedangkan AKBP Hery Indra Cahyono mendapat amanah baru dalam jabatan Kapolres Lombok Timur menggantikan pejabat lama, AKBP Herman Suriyono.

Untuk AKBP Herman Suriyono bergeser ke Polda NTB dengan menduduki kursi jabatan Irbid Itwasda Polda NTB.

Selanjutnya, Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra mendapat amanah baru sebagai Kapolres Sumbawa. Dia menggantikan AKBP Esty Setyo Nugroho yang mendapat amanah sebagai Wadanmen III Paspelopor Korbrimob Polri.

Untuk pejabat yang akan menggantikan Henry sebagai Kapolres Bima Kota, adalah AKBP Rohadi, pejabat yang kini mengisi kursi jabatan Kasubbid II Ditreskrimum Polda NTB.

Lebih lanjut, Artanto menyampaikan bahwa pergeseran jabatan di lingkup Polri ini merupakan hal yang biasa dalam sebuah institusi.

"Selain bentuk penyegaran dalam organisasi, mutasi ini bagian dari pembinaan dan pengembangan karir bagi anggota," ujarnya.

Terkait dengan agenda serah terima jabatan menyusul adanya mutasi jabatan ini, Artanto mengatakan dirinya masih menunggu arahan lebih lanjut dari Mabes Polri.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2022