BI NTB Gandeng TNI-AL Layani Masyarakat Kepulauan

id Kas Keliling BI

"Pulau terpencil yang menjadi sasaran adalah Pulau Moyo Kabupaten Sumbawa, Pulau Kangeang dan Bajo"
Mataram (Antaranews NTB) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Nusa Tenggara Barat memprogramkan pelayanan kas keliling untuk masyarakat di pulau terluar dengan menggandeng Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut mulai 2018.

"Layanan kas keliling di pulau terluar dimulai tahun ini dengan menggandeng TNI- AL," kata Kepala Tim Sistem Pembayaran Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTB Ocky Ganesia di Mataram.

Bank Indonesia dan TNI-AL sudah menandatangani "Memorandum of Understanding" (MoU) atau nota kesepamahan tentang kerja sama melayani masyarakat di pulau terpencil di Jakarta pada 2017.

Menurut Ocky, kesepakatan tersebut kemudian ditindaklanjuti di tingkat daerah, termasuk NTB sebagai salah satu dari delapan provinsi yang dianggap sebagai daerah kepulauan di Indonesia.

"Pulau terpencil yang menjadi sasaran adalah Pulau Moyo Kabupaten Sumbawa, Pulau Kangeang dan Bajo, di Kabupaten Bima," ujarnya.

Untuk menuju pulau terpencil tersebut, lanjut dia, TNI AL akan menyediakan Kapal Angkatan Laut (KAL) atau Kapal Republik Indonesia (KRI).

Pelayanan kas keliling tersebut juga akan disinergikan dengan sosialisasi tentang rupiah, dan BI mengajar di sekolah yang ada di pulau terpencil, baik tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama atau sekolah menengah atas.

Ada juga rangkaian kegiatan sosial yang akan dilakukan dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Semua bentuk kegiatan tersebut juga melibatkan anggota TNI-AL.

"Kegiatan layanan kas keliling ke pulau terpencil bisa sampai satu minggu. Itu sebagai bentuk komitmen BI dalam rangka menyediakan uang layak edar di seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Ocky. (*)

Editor: Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar