Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan santunan kepada ribuan anak yatim piatu dalam rangka peringatan Hari Rahman Rahim 2025 atau hari kasih sayang kepada anak yatim piatu.
"Ada dua ribu anak yatim piatu yang disantuni pada acara Rahman Rahim Day tahun ini," kata Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri usai kegiatan Hari Rahman Rahim di Masjid Agung di Lombok Tengah, Minggu.
Kegiatan keagamaan tersebut diperingati setiap 10 Muharam dan telah ditetapkan melalui peraturan bupati (perbup) terkait pentingnya memperhatikan kesejahteraan anak yatim piatu di Lombok Tengah.
“Santunan anak yatim piatu ini berasal dari sedekah para ASN maupun pihak lainnya," katanya.
Baca juga: Bupati Pathul ajak kades di Lombok Tengah santuni anak yatim
Selain pemberian santunan, acara dirangkaikan dengan kegiatan bershalawat yang dihadiri oleh ribuan masyarakat dan tokoh agama serta pemberian bantuan untuk rumah ibadah.
“Dengan menyantuni anak-anak yatim piatu ini keluarga besar Lombok Tengah memohon doa untuk keselamatan dan kesejahteraan," katanya.
"Sesuai janji Allah SWT, bersedekahlah di hari itu (10 Muharam) dan jangan lupa membelai kepalanya (anak yatim piatu), dan Allah SWT akan menjamin rezekimu sampai Muharam yang akan datang. Kita berdoa untuk kemaslahatan warga Lombok Tengah,” katanya.
Baca juga: Bupati Lombok Tengah mengajak warga perhatikan anak yatim
Satu sisi, ia bersyukur masih diberikan umur panjang dan dapat melihat para anak yatim piatu sudah mulai besar. Namun bagaimana mereka yang masih kecil? Sebab itu bupati berharap santunan anak yatim ini ke depannya bisa dilanjutkan secara terus menerus demi kesejahteraan masyarakat Lombok Tengah.
“Maka semua pihak punya bagian untuk memikirkan para anak yatim di Lombok Tengah," katanya.
Baca juga: Pemkab Lombok Tengah siapkan sekolah khusus untuk anak yatim
Baca juga: Pemkan Loteng bantu anak yatim piatu hafiz kuliah kedokteran
Baca juga: Pemkab Lombok Tengah mendata anak yatim yang sekolah
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026