Mataram (ANTARA) - Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) meraih penghargaan Museum Inspiratif 2025 dalam ajang Indonesia Museum Awards (IMA) yang digelar di Kuningan, Jakarta Selatan, pada 23 November 2025.
"Penghargaan itu menjadi bukti bahwa kami bisa bersaing di level nasional," kata Kepala Museum NTB Ahmad Nuralam saat dihubungi di Mataram, Minggu.
Nuralam mengatakan penghargaan itu membuktikan kerja keras bersama seluruh karyawan Museum NTB, sekaligus kado untuk Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Provinsi NTB.
Baca juga: Museum NTB dan AGSA jalin kerja sama kebudayaan
Menurutnya, penghargaan yang diraih Museum NTB kian menambah prestasi provinsi tersebut.
"Kami berharap di masa depan bisa lebih berprestasi lagi dan berkembang sesuai harapan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB," ucap Nuralam.
Indonesia Museum Awards merupakan ajang yang digelar Komunitas Jelajah dengan tujuan memberikan apresiasi bagi museum-museum yang telah menunjukkan komitmen, kreativitas, serta inovasi, dalam menghadirkan layanan dan edukasi terbaik bagi masyarakat.
Baca juga: Museum NTB terima hibah kain dan manuskrip dari kolektor Australia
Komunitas Jelajah bersama para mitra berupaya mendorong ekosistem permuseuman Indonesia agar semakin berkembang, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan publik pada era modern.
Museum bukan hanya ruang penyimpanan sejarah, tetapi juga pusat pembelajaran, dialog budaya, serta inspirasi bagi generasi mendatang.
Indonesia Museum Awards 2025 meliputi Museum Project Competition, Museum Cerdas, Museum Bersahabat, Media Peduli Museum, Museum Lestari, Museum Komunikatif, Anugerah Amir Sutaarga, Museum Inspiratif, Tokoh Peduli Museum, Meseum of Honor, dan Pengabdian Sepanjang Hayat.
Baca juga: Museum Negeri NTB tingkatkan upaya konservasi artefak organik dan logam
Baca juga: Museum desa rawat memori kolektif manusia
Baca juga: Jejak identitas di balik dinding museum
Baca juga: Tajuk ANTARA NTB - Museum NTB, Menenun masa lalu dan masa depan
Baca juga: Museum NTB boyong dua koleksi wastra dalam pameran keliling di Sumbawa
Pewarta : Sugiharto Purnama
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026