Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendukung penerapan pelayanan administrasi secara digital ditingkat kecamatan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Program pelayanan digital ditingkat kecamatan itu harus tetap dilaksanakan, tidak hanya menjadi program seremoni saja," kata Asisten II Setda Lombok Tengah Lalu Rinjani saat membuka acara sosialisasi program sistem pelayanan masyarakat (Simpelmascamat) dan digitalisasi di Kecamatan Praya Barat di Lombok Tengah, Senin.

Ia mengatakan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat itu merupakan kewajiban pemerintah, sehingga aktualisasi oleh semua aparatur sipil negara (ASN) diharapkan dapat menciptakan inovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Program ini dapat diterapkan ditingkat desa tidak hanya di kecamatan," katanya.

Ia menilai pelayan digital memiliki dampak positif terhadap peningkatan pelayanan, karena lebih efektif dan efisien, sehingga dengan kemajuan digital ini diharapkan semua pihak bisa menyesuaikan pelayanan.

"Artinya pelayanan administrasi itu harus bisa dilakukan secara digital," katanya.

Baca juga: Komisi III DPR RI perkuat literasi digital di Lombok Tengah

Ia mencontohkan dengan kemajuan teknologi, kegiatan transaksi tidak hanya dilakukan dengan uang cas, namun bisa dilakukan secara online atau sistem transfer.

"Contoh pembayaran pajak tidak menggunakan uang cas, tetapi bisa dilakukan secara online. Kemajuan digital ini harus dimanfaatkan untuk peningkatan kualitas pelayanan terhadap masyarakat," katanya.

Sementara itu, Camat Praya Barat Lalu Samsul Rizal mengatakan program ini diharapkan dapat mempermudah pelayanan kepada masyarakat baik di hari kerja maupun saat libur kerja.

"Pelayanan online ini untuk meningkatkan pelayanan masyarakat," katanya.

Ia mengatakan adapun program dalam layanan digital program Simpelmascamat ini diantaranya pelayanan pembuatan surat keterangan tidak mampu (SKTM), surat rekomendasi pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa dan surat keterangan ahli waris.

"Warga hanya mengajukan permohonan secara digital, setelah itu baru diproses," katanya.

Baca juga: Ratusan sekolah di Lombok Tengah dapat bantuan 'smart digital'

Ia mengatakan kinerja pemerintah di kecamatan itu dinilai dari indeks kepuasan masyarakat yang membutuhkan pelayanan administrasi, sehingga melalui program ini dapat mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

Program ini muncul karena akses dari masyarakat ke lokasi pelayanan di kecamatan membutuhkan waktu yang lama, sehingga dengan pelayanan digital ini bisa mempermudah kebutuhan masyarakat.

"Artinya warga hanya mengajukan permohonan secara digital," katanya.

Oleh karena itu, ia berharap kepada pemerintah desa juga melaksanakan program pelayanan digital, sehingga terintegrasi dengan pelayanan di tingkat kecamatan maupun kabupaten.

"Meskipun hari Sabtu-Minggu atau hari libur, masyarakat dapat diberikan pelayanan," katanya.

Baca juga: Perkuat digitalisasi, Lombok Tengah pasang jaringan internet di fasilitas umum
Baca juga: Pemkab Lombok Tengah siapkan sistem digital pemudah perizinan koperasi
Baca juga: Lombok Tengah menjadi percontohan aplikasi ASN berbasis digital



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026