Mataram (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyebutkan layanan vaksinasi meningitis bagi jamaah calon haji asal Kota Mataram musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi sudah rampung 100 persen.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram Emirald Isfihan di Mataram, Jumat, mengatakan dari laporan sebanyak 854 calon haji Kota Mataram tahun 2026, sudah mendapatkan vaksin meningitis.

"Vaksin meningitis merupakan vaksin wajib yang harus diberikan kepada calon haji untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah penularan penyakit di Arab Saudi," katanya.

Ia mengatakan layanan vaksinasi diberikan kepada jamaah melalui 11 puskesmas se-Kota Mataram mulai Maret 2026, dan jamaah bisa memilih puskesmas terdekat dari tempat tinggal masing-masing.

Selain mendapatkan vaksin meningitis, calon haji juga mendapatkan vaksin polio sebagai salah satu syarat perjalanan ibadah haji sekaligus mencegah penularan penyakit di Tanah Suci.

Sedangkan pemberian vaksin influenza, sudah tidak diberikan, karena tidak menjadi bagian dari persyaratan wajib saat ini.

Baca juga: Vaksin MMR bisa diberikan pada lansia dengan kondisi tertentu

"Untuk semua layanan vaksinasi tersebut, calon haji Kota Mataram diberikan secara gratis, sebab seluruh biaya vaksinasi wajib, yakni meningitis dan polio ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah kota," katanya.

Lebih jauh, Emirald mengatakan selain jamaah mendapatkan perlindungan vaksin, jamaah calon haji Kota Mataram juga akan mendapatkan paket kesehatan tambahan untuk menunjang kondisi fisik selama di perjalanan dan di Arab Saudi.

Baca juga: Edukasi dan vaksinasi jadi investasi cegah wabah campak

Paket kesehatan yang akan diberikan, antara lain obat-obatan, vitamin dan masker, dan setiap jamaah dipastikan akan menerima masing-masing satu paket persediaan kesehatan tersebut sebagai langkah preventif selama menjalankan ibadah haji.

"Dengan kesiapan itu, kami berharap seluruh jamaah asal Kota Mataram dapat berangkat, melaksanakan ibadah haji, dan pulang dalam kondisi kesehatan yang prima," katanya.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026