Puluhan karung disiapkan atasi sampah asrama haji Mataram

id sampah,DLH,mataram

Puluhan karung disiapkan atasi sampah asrama haji Mataram

Seorang anggota kelompok masyarakat di Kelurahan Jempong Mataram, saat mengumpulkan sampah di areal Asrama Haji Antara Mataram. (ANTARA/Nirkomala)

Mataram (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyiapkan puluhan karung untuk mengatasi sampah di areal Asrama Haji Antara Jalan Lingkar Selatan, selama pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji 2019/1440 Hijriah.

"Kami sudah membagikan sekitar 50 karung sebagai tempat sampah, kepada para pedagang kaki lima (PKL) musiman di areal asrama haji agar kawasan tersebut tetap bersih dan nyaman," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram Irwan Rahadi di Mataram, Senin.

Ia mengatakan, dalam upaya penanganan sampah selama pemberangkatan dan pemulangan jamaah calon haji, DLH sudah melakukan persiapan dan membagi penanganan sampah dalam dua kegiatan.

Pertama untuk penanganan sampah di bagian dalam asrama haji, DLH bekerja sama dengan pihak pengelola asrama dan menyediakan satu unit kontainer. Kedua, memberikan karung kepada pedagang musiman dan dikekola oleh warga di Kelurahan Jempong.

"Karung ini digunakan sebagai tempat mengumpulkan sampah oleh para pedagang, kemudian diambil oleh petugas sekitar 15 orang dari warga sekitar untuk dihimpun menjadi satu," katanya.

Sementara, peran dari petugas LH mengangkut sampah yang sudah dikumpulkan oleh kelompok masyarakat Jempong, dan mengambil sampah yang ada pada kontainer di dalam asrama haji.

Melalui upaya tersebut, kondisi kawasan areal asama haji saat ini jauh lebih bersih dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Volume sampah setiap hari di kawasan asrama tidak sampai dua dam truk, namun kita harus tetap aktif melakukan penanganan agar sampah tidak menumpuk dan berserakan," katanya.

Dikatakan, sebagian besar sampah di areal asrama haji berasal dari sampah pedagang yang mengambil momen musim haji dengan target para pengantar jamaah calon haji biasanya "membanjiri" kawasan tersebut.

Antusias masyarakat mengantarkan jamaah calon haji ke Tanah Suci di Kota Mataram masih sangat kuat dan luar biasa, satu orang calon haji bisa diantarkan oleh orang sekampung dengan berharap keberkahan.

Menurutnya, proses pengangkutan sampah di areal asrama haji sudah dimulai sejak pemberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Lombok pada tanggal 5 Juli 2019, dan terakhir saat pemberangkatan kloter 11 Embarkasi Lombok pada tanggal 18 Juli 2019.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar