Bima (ANTARA) - Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) STKIP Taman Siswa Bima menggelar rapat koordinasi strategis terkait distribusi mata kuliah Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026.
Rapat tersebut berlangsung pads, Selasa (24/2) yang dihadiri secara virtual oleh Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Assoc. Prof. Dr. H. Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si, meliputi penguatan profesionalisme dosen, penyelarasan kurikulum dengan regulasi terbaru, serta pemantapan persiapan perkuliahan semester genap.
Ketua kampus Beradab itu menekankan, pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan sarana prasarana sebagai fondasi kemajuan institusi.
"Dalam tiga tahun terakhir sebanyak 38 dosen telah mengikuti Program Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) sebagai langkah konkret menuju dosen profesional," ujarnya dalam pernyataan tertulis yang diterima, Jumat.
Baca juga: STKIP Taman Siswa Bima perkuat tata kelola S2 Pedagogi
Selain itu, kata Ibnu, investasi pada ruang perkuliahan dan fasilitas pendukung lainnya terus menjadi prioritas guna memastikan proses pembelajaran berjalan optimal.
"Dosen di lingkungan PGSD harus memiliki standar kompetensi khusus dan komitmen tinggi dalam pengembangan karier. Jika hanya berorientasi pada status mengajar tanpa dedikasi untuk berkembang, hal itu akan merugikan institusi maupun diri sendiri, terlebih dengan terbukanya peluang hibah dan skema peningkatan kesejahteraan," ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, Dr. Ibnu, juga menyampaikan merencanakan kenaikan tunjangan kinerja jabatan serta mendorong dosen untuk segera mengurus kenaikan pangkat menuju Lektor Kepala.
Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Akademik, Dr. Nanang Diana, M.Pd, memaparkan bahwa distribusi mata kuliah telah disusun secara proporsional dengan mempertimbangkan beban SKS minimal berdasarkan Beban Kerja Dosen (BKD). Langkah tersebut bertujuan agar setiap dosen dapat menjalankan kewajiban tridarma perguruan tinggi secara seimbang dan terukur.
Baca juga: Perkuat mutu, 20 dosen STKIP Bima ikuti PEKERTI
Ketua Prodi PGSD, Rizalul Fiqry, S.Si, M.Pd, menjelaskan rincian distribusi mata kuliah sekaligus penekanan pada capaian pembelajaran. Ia menegaskan bahwa mata kuliah semester enam diarahkan untuk memperkuat persiapan desain penelitian mahasiswa serta kesiapan mengikuti program KKN–PPL.
"Saya berharap seluruh mata kuliah di semester enam difokuskan pada persiapan KKN-PPL dan desain penelitian mahasiswa,” katanya.
Ia juga menyoroti target PGSD untuk meraih akreditasi Unggul. Menurutnya, diperlukan pendalaman substansi bagi dosen, terutama dosen muda, terhadap mata kuliah baru seperti Pendidikan Transformatif melalui penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang komprehensif.
"Kita harus lebih bersemangat berinovasi, mengingat PGSD saat ini menjadi program studi dengan partisipasi pengusulan hibah kompetitif nasional terbanyak di institusi," ujarnya.
Baca juga: STKIP Tamsis Bima perketat hibah, Riset Dosen wajib tembus sinta dan scopus
Dari sisi implementasi kurikulum, ia mengingatkan seluruh dosen agar adaptif terhadap perubahan regulasi Kementerian Pendidikan. Penyesuaian perangkat pembelajaran diarahkan pada model pembelajaran mendalam guna menjawab tantangan pendidikan karakter yang menjadi salah satu keunggulan PGSD.
Evaluasi juga disampaikan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) melalui Dr. Mariamah berdasarkan instrumen Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EDOMA). Secara umum, kinerja dosen dinilai baik, namun terdapat catatan terkait konsistensi penyampaian materi dalam skema team teaching serta penguatan peran Dosen Pembimbing Akademik (PA) dalam pendampingan mahasiswa sesuai pedoman yang berlaku.
Rapat tersebut menghasilkan sejumlah keputusan strategis, antara lain finalisasi jadwal presentasi hasil inovasi di tingkat kementerian serta penetapan langkah akselerasi karier bagi dosen bersertifikasi. Institusi juga menyatakan komitmen mendukung kiprah internasional sivitas akademika, termasuk rencana keberangkatan Ketua STKIP sebagai pembicara tamu di salah satu universitas di Turki.
Baca juga: Tanpa sensasi, Dosen STKIP Taman Siswa Bima ini tembus jabatan Lektor Kepala
Baca juga: Tak pernah terlambat belajar: Perempuan 73 tahun ikut seleksi S2 di STKIP Tamsis Bima