Ribuan warga Lombok Tengah terima dana BLTS Rp900 ribu

id BLTS cair,Lombok Tengah ,NTB

Ribuan warga Lombok Tengah terima dana BLTS Rp900 ribu

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB Masnun di Lombok Tengah, Senin (10/11/2025). ANTARA/Akhyar Rosidi.

Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan ribuan warga yang masuk dalam kategori penerimaan bantuan mulai menerima dana bantuan langsung tunai sementara (BLTS) Rp900 ribu yang digelontorkan Kementerian Sosial Republik Indonesia.

"Dana BLTS itu sudah mulai cair dan warga sudah ada yang menerima," kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah Masnun di Lombok Tengah, Senin.

Ia mengatakan bantuan sosial dana Rp900 ribu per orang tersebut disalurkan melalui Bank BRI dan Kantor Pos. Dana yang diterima tersebut untuk bantuan selama tiga bulan mulai Oktober, November dan Desember 2025 atau per bulan Rp300 ribu.

"Mereka terima Rp900 ribu dalam satu kali pencairan untuk bantuan tiga bulan," katanya.

Baca juga: Sebanyak 68.062 warga Lombok Tengah dapat BLTS di 2025

Ia mengatakan data awal penerima bantuan BLTS 2025 itu sebanyak 68.062 orang, namun setelah dilakukan verifikasi berkurang sekitar 4.000 jiwa yang tidak memenuhi syarat.

"Ada 4.000 jiwa yang dikeluarkan dari penerimaan bantuan, karena tidak memenuhi syarat," katanya.

Ia mengatakan 4.000 jiwa tersebut dikeluarkan, karena mereka ada yang sudah mampu atau ekonomi meningkat, meninggal dunia dan ada yang mengundurkan diri.

"Mereka tidak memenuhi syarat, sehingga dicoret," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Sosial di Dinas Sosial Lombok Tengah H Edy mengatakan dari data yang keluar, jumlah penerima BLTS ini mencapai 68.062 orang, namun data tersebut masih belum final, karena saat ini dari dinas masih melakukan verifikasi apakah KPM yang terdaftar itu layak menerima bantuan sesuai ketentuan atau tidak.

"Verifikasi ini penting dilakukan agar nantinya bantuan yang digelontorkan oleh pemerintah ini bisa tepat sasaran," katanya.

Ia mengatakan jumlah KPM yang menerima BLTS ini ada 68.062 orang dan yang berhak mendapatkan bantuan ini adalah masyarakat kurang mampu atau yang masuk data di desil satu sampai desil empat.

"Data kita terima dan muncul di aplikasi kami di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) yang dikeluarkan oleh Kementerian,” katanya.

Bantuan ini digelontorkan selama tiga bulan terhitung dari Oktober-Desember 2025, sehingga jumlah yang diterima masyarakat nantinya selama tiga bulan ini Rp 900.000.

Mengingat data yang ada saat ini sifatnya belum final, karena jumlah penerima nantinya bisa saja berkurang tergantung dari hasil verifikasi yang dilakukan saat ini.

“Informasi masyarakat yang akan dapat maka suratnya nanti dari kantor Pos. Tapi mekanismenya nanti apakah surat itu diantarkan ke warga atau tidak, yang jelas saat ini tahapan masih verifikasi kelayakan atau tidaknya KPM mendapatkan bantuan berdasarkan nama yang muncul di aplikasi kami,” katanya.

Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.