Mataram (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tamu domestik mendominasi hunian kamar hotel bintang maupun hotel non bintang di Nusa Tenggara Barat (NTB) terhitung sejak Januari sampai November 2025.

Kepala BPS NTB Wahyudin menuturkan, data akumulatif tercatat total jumlah tamu hotel mencapai 2,42 juta orang yang terdiri dari 1,30 juta orang tamu domestik dan 1,12 juta orang tamu mancanegara.

"Tamu domestik lebih banyak menginap di hotel bintang, sedangkan tamu luar negeri dominan menginap di hotel non bintang," ujarnya dalam pernyataan di Mataram, Selasa.

Wahyudin merinci total tamu menginap di hotel bintang mencapai 1,19 juta orang yang merupakan penggabungan dari tamu dalam negeri sebanyak 717.252 orang dan tamu luar negeri sebanyak 474.838 orang.

Baca juga: MotoGP 2025 tahan laju penurunan hunian kamar hotel di NTB

Adapun total tamu menginap pada hotel non bintang di Nusa Tenggara Barat berjumlah 1,23 juta orang yang terdiri dari tamu luar negeri sebanyak 645.168 orang dan tamu domestik mencapai 591.034 orang.

"Di hotel non bintang, tamu asing lebih banyak daripada tamu domestik," kata Wahyudin.

BPS mengungkapkan meski banyak jumlah tamu hotel menginap di Nusa Tenggara Barat, namun dari segi rata-rata lama menginap mereka masih terbilang rendah di bawah dua hari.

Baca juga: Tingkat hunian kamar hotel di NTB turun pada September 2025

Dari Januari hingga November 2025, rata-rata lama menginap tamu di hotel bintang mayoritas di bawah dua hari, kecuali saat bulan Maret 2025 yang berada pada angka rata-rata lama menginap selama 2,14 hari.

Sedangkan, jumlah rata-rata lama tamu menginap pada hotel non bintang masih di bawah dua hari selama periode 11 bulan di tahun 2025.

"Semakin lama tamu menginap di hotel, maka semakin banyak (uang) yang dikeluarkan tamu tersebut dan semakin banyak (pendapatan) yang diterima oleh masyarakat dari sisi hotel, makan-minum, serta belanja," pungkas Wahyudin.

Baca juga: Okupansi hotel di Lombok penuh imbas MotoGP Mandalika
 



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026