Petenis Swiatek membuktikan tak ada batasan kejar prestasi

id US Open,Tenis,Iga Swiatek

Petenis Swiatek membuktikan tak ada batasan kejar prestasi

Petenis Polandia Iga Swiatek melambaikan tangan kepada penonton setelah mengalahkan petenis Jerman Jule Niemeier pada putaran ketiga tunggal putri US Open 2022 di USTA Billie Jean King National Tennis Center di New York, 5 September 2022. (Photo by KENA BETANCUR / AFP)

Jakarta (ANTARA) - Kemenangan di US Open membuat Iga Swiatek makin percaya bahwa tak ada batasan baginya untuk mengejar prestasi dan meraih lagi gelar Grand Slam dalam turnamen apa pun. Swiatek dikenal sebagai petenis spesialis lapangan tanah liat. Terbukti, dari tiga gelar Grand Slam yang diraih, dua di antaranya didapat di Roland Garros. Dia juga memenangi dua turnamen tanah liat WTA di Stuttgart dan Roma tahun ini.

Namun petenis Polandia itu mampu menaklukkan lapangan keras Flushing Meadows untuk merebut gelar Grand Slam keduanya tahun ini setelah mengalahkan Ons Jabeur di final US Open, pekan lalu. Kemenangan itu seakan menjadi awal era baru tenis putri setelah Serena Williams.

Gelar di US Open dan kemenangannya di French Open Juni lalu melengkapi tujuh turnamen yang dia menangkan tahun ini, termasuk 37 kemenangan beruntun yang dia catatkan hingga akhirnya mendominasi peringkat teratas ranking WTA.

Baca juga: Petenis Alcaraz sebut laga lawan Sinner terbaik sepanjang karirnya
Baca juga: Petenis Sabalenka melaju ke semifinal US Open


Petenis berusia 21 tahun itu mengatakan bahwa kemenangan di New York menjadi titik balik psikologis untuk permainannya. Sebagai petenis yang memfavoritkan bertanding di lapangan tanah liat, Swiatek berharap bisa nyaman bermain dengan jenis lapangan apa pun.

"Pada awal musim, saya menyadari mungkin saya punya hasil bagus di turnamen WTA. Saya juga melaju ke semifinal Australian Open," ujarnya, dikutip dari AFP, Senin. "Tapi saya tidak yakin saya berada dalam level permainan untuk memenangi gelar Grand Slam, terutama US Open yang memiliki permukaan lapangan yang cepat," "Kemenangan itu bukan hal yang saya duga sebelumnya. Ini juga menjadi bukti bagi saya bahwa tak ada batasan untuk meraih prestasi," pungkas dia.