Runner-up GP Monako pebalap Fernando Alonso

id fernando alonso,alonso,f1,gp monako,f1 2023,Runner-up GP Monako pebalap Fernando Alonso

Runner-up GP Monako pebalap Fernando Alonso

Pebalap tim Aston Martin Fernando Alonso menjalani sesi latihan bebas kedua Grand Prix Bahrain di Sirkuit Internasional Bahrain, Sakhir. (3/2/2023) (AFP/GIUSEPPE CACACE)

Jakarta (ANTARA) - Pebalap Aston Martin Fernando Alonso mengakui ia merasa puas finis sebagai runner up di GP Monako, dan menambahkan bahwa posisi kedua adalah hasil maksimal yang bisa dia dan tim raih pada balapan tersebut.

Dikutip dari laman resmi Formula 1, Alonso juga mengakui Max Verstappen dari Red Bull layak mendapatkan gelar juara setelah penampilan impresifnya menghadapi kondisi trek kering dan basah di Monte Carlo. "Itu adalah balapan yang sulit,” kata Alonso, pebalap yang telah meraih podium kelimanya dalam enam balapan bersama Aston Martin musim ini.

Alonso memulai balapan bersama Verstappen di barisan depan grid, namun segera berada di belakang sang pebalap Belanda ketika hujan mulai turun. Ketika hujan mulai turun, Alonso mengganti strategi bersama tim dan memutuskan untuk menggunakan ban yang lebih licin, tapi Verstappen masih sulit untuk dihadang dan posisinya tetap tidak berubah.

Lebih lanjut, Alonso berhasil bertahan untuk posisi kedua meskipun ada penghentian tambahan, tapi keunggulan kecepatan Verstappen di lapangan kering terbawa ke lapangan basah saat ia unggul hampir 30 detik saat melaju mendekati garis finis.

"Kami memilih untuk memulai dengan ban keras, jadi kami melepaskan kemungkinan ke Tikungan 1, karena jangka pendeknya. Kami berpikir untuk memainkan permainan panjang dengan strategi tersebut, tetapi Max melaju dengan sangat baik pada ban medium, jadi kami tidak memiliki peluang. Kemudian pada akhirnya hujan membuat segalanya menjadi sedikit rumit dan membuat saya tidak mudah untuk berkendara," jelasnya.

Alonso juga mengambil waktu sejenak untuk menjelaskan betapa sulitnya kondisi saat hujan tiba. Ia bahkan berekspektasi akan melihat banyak insiden terjadi karena licinnya permukaan lintasan.

Baca juga: BNPT pastikan variabel keamanan ajang balap Formula E
Baca juga: Anggota DPRD DKI minta tiket Formula E dihitung matang


"Tidak ada tenaga penuh di sekitar lap, dan pengereman sangat rapuh di Tikungan 5 dan 10, jadi tidak mudah. Saya terkejut tidak ada Safety Car, tidak ada insiden, jadi saya pikir semua pebalap melakukan pekerjaan luar biasa hari ini untuk menjaga agar mobil tetap di jalurnya," ujar dia.

Alonso tetap berada di urutan ketiga klasemen pebalap setelah podium terakhirnya, dan sekarang hanya terpaut 12 poin di belakang rekan setim Verstappen, Sergio Perez, yang melewati garis finis di posisi ke-16 setelah kecelakaan kualifikasi membuatnya berada di posisi paling belakang. Di sisi lain, Aston Martin nyaris menempati posisi kedua dalam perebutan klasemen konstruktor, unggul satu poin dari Mercedes.