BI NTB berikan penghargaan kepada perbankan beprestasi

id BI NTB,Perbankan Berprestasi

.

Kami mengucapkan rasa bangga kepada perbankan di NTB yang senantiasa solid dalam memberikan layanan sistem pembayaran dan pengedaran uang kepada masyarakat
Mataram (Antaranews NTB) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Nusa Tenggara Barat memberikan penghargaan kepada perbankan berprestasi atau dinilai berteladanan dalam pelayanan perkasan, baik kepada masyarakat maupun setoran ke bank sentral.

"Kami mengucapkan rasa bangga kepada perbankan di NTB yang senantiasa solid dalam memberikan layanan sistem pembayaran dan pengedaran uang kepada masyarakat," kata Kepala Perwakilan BI NTB Achris Sarwani.

Ia menyebutkan terdapat lima kategori pengolahan uang terbaik ditambah satu penghargaan yang diberikan oleh BI kepada bank yang terlibat pada kegiatan pelayanan kas keliling bersama selama bulan Ramadhan 1439 Hijriah.

Kelima kategori tersebut adalah pengolahan uang terbaik diberikan kepada China Construction Bank Indonesia, pelayanan kegiatan setoran terbaik diberikan kepada Maybank Indonesia.

Selain itu, pelaksanaan penukaran uang teraktif diberikan kepada bank OCBC NISP, pelayanan penukaran uang teraktif diberikan kepada Bank Bukopin, dan proyeksi kebutuhan uang terbaik bulan ramadhan 2018 diberikan kepadan Bank Tabungan Negara (BTN) dengan deviasi dari proyeksi hanya 3 persen.

Achris menambahkan untuk penghargaan atas partisipasi pada kegiatan kas keliling bersama selama Ramadhan dalam memenuhi kebutuhan uang masyarakat terhadap kualitas yang baik, jumlah yang cukup, serta pecahan yang sesuai diberikan kepada 12 bank, yakni Bank NTB, Bank Mandiri, BNI, BRI, Bank Mega, BTN, Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah serta BRI Syariah.

"Penghargaan kepada seluruh perbankan tersebut kami berikan sebagai rangkaian halal bihalal Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) NTB bersama pimpinan industri perbankan di NTB," ujarnya.

Kantor Perwakilan BI NTB, mencatat jumlah uang yang keluar (cash outflow) dari loket mencapai Rp2,64 triliun selama Ramadhan 1439 Hijriah.

Uang yang keluar dari loket terdiri atas penarikan perbankan senilai Rp2,28 triliun atau mencapai 120 persen dari proyeksi sebesar Rp1,90 triliun.

Selain itu, dari layanan kas keliling senilai Rp27 miliar atau sebesar 96 persen dari proyeksi senilai Rp28 miliar, dan dari layanan kas titipan mencapai Rp334 miliar atau sebesar 68,02 persen dari proyeksi senilai Rp491 miliar.

"Total `outflow` selama Ramadhan 2018 meningkat sebesar 30,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya senilai Rp2,03 triliun," kata Deputi Bidang Sistem Pembayaran Kantor Perwakilan BI NTB Ocky Ganesia. (*)
Pewarta :
Editor: Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar