Tuchel meminta Chelsea lupakan hasil leg pertama Liga Champions

id liga champions,chelsea,thomas tuchel,real madrid

Tuchel meminta Chelsea lupakan hasil leg pertama Liga Champions

Ekspresi manajer Chelsea Thomas Tuchel saat mendampingi timnya menghadapi Real Madrid dalam leg pertama semifinal Liga Champions di Stadion Alfredo Di Stefano, Madrid, Spanyol, Selasa (27/4/2021). (ANTARA/REUTERS/Susana Vera)

Jakarta (ANTARA) - Thomas Tuchel meminta para pemain Chelsea melupakan hasil leg pertama Liga Champions jelang mereka menjamu Real Madrid untuk leg kedua di Stamford Bridge, London, Inggris, Rabu waktu setempat (Kamis WIB).

Setelah imbang 1-1 di leg pertama, Chelsea secara matematis hanya butuh skor 0-0 untuk melewati hadangan Los Blancos dan kembali ke final Liga Champions sejak 2012.

"Tantangannya adalah melupakan hasil leg pertama dan mengawali pertandingan tetap dengan skor 0-0," kata Tuchel dalam jumpa pers pralaga dilansir laman resmi Chelsea, Selasa malam.

"Hasil leg pertama tidak sepenting yang orang-orang pikirkan. Itu tidak mengubah apapun soal persiapan, sesi latihan, apa yang saya sampaikan ke pemain dan bagaimana kami ingin mengawali pertandingan besok," ujarnya menambahkan.

Selain meminta melupakan hasil leg pertama, Tuchel menegaskan bahwa The Blues selalu mempersiapkan pertandingan dengan pola pikir memburu kemenangan.

"Kami tidak punya cara lain untuk mempersiapkan pertandingan. Saya cuma tahu cara menyemangati pemain untuk berusaha memenangi pertandingan," katanya.

"Jika kami berada dalam kondisi terbaik, memburu kemenangan adalah target otomatis. Kami ingin memenangkan pertandingan. Klub ini, pertandingan ini, kompetisi ini adalah tentang kemenangan," ujar Tuchel menambahkan.

Jika mampu menyingkirkan Real Madrid, Chelsea berpeluang untuk tampil di partai final ketiga mereka di kompetisi paling bergengsi se-Eropa itu, sedangkan bagi Tuchel itu akan menjadi penampilan di final dua tahun beruntun setelah musim lalu membimbing Paris Saint-Germain.
 
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar