Mataram (ANTARA) - Sejumlah pedagang eceran elpiji tiga kilogram di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masih menjual elpiji dengan harga yang sama yaitu dengan harga Rp18.000 per tabung dari Harga Eceran Tertinggi (HET) harga Rp14.850.
Pantauan Antara di beberapa pedagang eceran, Rabu, kenaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak berdampak pada harga elpiji.
Menurut Zain Muhammad salah seorang pedagang eceran elpiji mengatakan hampir 2 pekan ini kenaikan harga BBM tidak
berpengaruh terhadap harga elpiji.
"Kami tetap mejual elpiji dengan harga biasanya," katanya.
Sementara itu, Nurmini mengatakan seusai kenaikan BBM ia tidak merasa kesulitan dalam memperoleh elpiji.
"Agen tetap menyediakan elpiji untuk kami jual lagi," katanya.
Pembeli, Ali mengatakan sabtu kemarin ia membeli elpiji yang berada di jalan Sriwijaya 7A dengan harga Rp18.000.
"Kalau beli langsung ke agen harganya lebih murah," ujarnya.
Masyarakat berharap kepada pemerintah untuk menurunkan harga BBM meski harga elpiji tetap stabil.