Jaksel selenggarakan pelatihan kepemimpinan bagi pemuda

id Dewan Kota Jakarta Selatan ,Dewan Kota,ICMI ,Kepemimpinan generasi muda ,MPR

Jaksel selenggarakan pelatihan kepemimpinan bagi pemuda

Dewan Kota Jakarta Selatan menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) di Ruang Rapat Gelatik Utama Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Senin (30/10/2023). Tujuannya untuk memperkuat karakter kepribadian generasi muda. (ANTARA/HO-Pemkot Jaksel)

Jakarta (ANTARA) -
Dewan Kota Jakarta Selatan menyelenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi pemuda di wilayah tersebut untuk memperkuat karakter kepribadian generasi muda.
 
Ketua panitia sekaligus Ketua Dewan Kota Jakarta Selatan, Ari Kuncoro dalam keterangan tertulisnya mengatakan, kegiatan dengan tema "Pemuda Harapan Masa Depan" ini atas kerja sama Dewan Kota dengan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jakarta Selatan.
 
Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Gelatik Utama Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan pada Senin diikuti 100 peserta yang mewakili beragam kelompok usia dan latar belakang. "Termasuk karang taruna, mahasiswa, pelajar serta anak muda lainnya," ujar Ari.
 
Peserta LDK diberikan pemahaman mendalam tentang kepemimpinan melalui berbagai sesi dan diskusi yang dipandu sejumlah narasumber kompeten di berbagai bidang. Antara lain anggota Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR dan Ketua Alisa Khadijah ICMI DKI Jakarta, Ulla Nucrawaty.
 
Selain itu, ada Dewan Pakar MPP ICMI dan Ketua Komisi Pendidikan dan Penelitian Asep Saefuddin serta Ketua Dewan Pendidikan Jaksel sekaligus Founder Kahfi BBC Motovator School Tubagus Wahyudi.
 
Wakil Wali Kota Jakarta Selatan (Jaksel) Edi Sumantri mengatakan, pelatihan dasar kepemimpinan menjadi penting untuk mencetak generasi muda berkarakter dan memahami dasar-dasar organisasi, kepemimpinan dan kemampuan manajerial.

Baca juga: Wali Kota Mataram usulkan dana pokok pikiran DPRD untuk peralatan sampah
Baca juga: Dewan Kesenian Tanah Papua mendorong Jayapura sebagai kota seni
 
"Semoga kegiatan ini dapat memberikan pembekalan nasionalisme tentang wawasan kepemimpinan, kualitas pengetahuan, keterampilan dan sikap tanggung jawab bagi generasi muda penerus kita," ujar Edi.