Jelang debat cawapres, JK: "Biar dia belajar, dia kan bekas menteri, masa mau diajarin lagi"

id anies rasyid baswedan, wakil presiden ke-10,Debat cawapres,Cak Imin cawapres,Jelang debat cawapres

Jelang debat cawapres, JK: "Biar dia belajar, dia kan bekas menteri, masa mau diajarin lagi"

Wakil Presiden (Wapres) RI ke-10 dan ke-12 HM Jusuf Kalla (tengah) bersama Calon Presiden nomor urut 1 Anies Rasyid Baswedan (kiri) dan Ketua TKD AMIN Syaharuddin Alrif saat menjawab pertanyaan wartawan seusai makan malam di restoran Kayubangkoa, Jalan Haji Bau Makassar, Selasa (16/1/2023) malam. ANTARA/Darwin Fatir.

Makassar (ANTARA) - Wakil Presiden  RI ke-10 dan ke-12 HM Jusuf Kalla menyakini calon wakil presiden nomor urut 1 Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin akan tampil baik pada Debat Cawapres kedua yang digelar KPU RI pada 21 Januari 2024.

"Cak Imin cukup banyak menguasai hal, tidak perlu kita berikan masukan. Biar dia belajar, dia kan bekas Wakil Ketua DPR, bekas menteri, masa mau diajarin lagi," tutur pria yang akrab disapa JK seusai menjamu makan malam Calon Presiden nomor urut 1 Anies Rasyid Baswedan di Restoran Kayubangkoa Jalan Haji Bau Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa malam.

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) ini mengemukakan bahwa sosok Cak Imin diyakini mampu mengikuti dinamika debat yang kedua, dan akan memberikan penampilan yang sangat baik. "Iya, saya yakin lah," kata JK menambahkan.

Anies Baswedan saat ditanya bagaimana dengan persiapan pasangannya untuk ikut debat Cawapres, menegaskan bahwa Cak Imin tidak perlu mentor karena sudah sangat paham kondisi serta materinya.

"Cak Imin tidak perlu dimentori, Cak Imin sudah siap untuk debat," kata  Anies menjawab pertanyaan awak media sembari tersenyum.

Mengenai dengan dukungan nitizen terhadap pasangan Anies-Muhaimin dengan akronim AMIN di media sosial, JK berpendapat dengan merespon bahwa hal tersebut adalah bagus dan positif.

"Baguslah, tentu itulah yang diharapkan, tentu rakyat menyadari karena pemimpin itu mengubah masa depan, tergantung kita kebaikan masa depan. Tergantung pada pemimpin yang ada," tutur Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini menekankan.

JK juga menganalogikan apabila dalam mengendarai kendaraan dengan supir yang memiliki pengalaman yang baik, memiliki ilmu pengetahuan serta mengetahui rute jalan, tentu penumpangnya akan selamat sampai tujuan.

"Saya selalu (umpamakan) seperti sopir bus, kalau sopirnya baik, tahu peraturan, tahu jalan, sehat, kita akan baik menuju yang baik. Jadi, itu yang kita harapkan," ucapnya mencontohkan.

Kedatangan Anies Baswedan di Sulsel untuk berkampanye di Lapangan Cina, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone dan menghadiri undangan Jusuf Kalla untuk menghadiri hari jadi pesantren DDI Mangkoso di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan pada 17 Januari 2024.