Mataram (ANTARA) - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, Kota Mataram saat ini kekurangan sekitar 4.800 aparatur sipil negara (ASN).
"Sementara saat ini tercatat lebih dari 200 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kota Mataram akan memasuki masa pensiun pada tahun 2025," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Taufik Priyono di Mataram, Selasa.
Dengan demikian, jumlah ASN yang ada terus berkurang sehingga membuat kondisi ketersediaan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pemerintah kota semakin tidak ideal.
Kekurangan 4.800 ASN tersebut hasil pemetaan yang dilakukan Pemerintah Kota Mataram baik untuk tenaga kesehatan, tenaga pendidik dan tenaga teknis.
"Yang paling banyak kebutuhan itu adalah tenaga teknis," katanya.
Baca juga: Sebanyak 1.400 pegawai non-ASN Mataram bakal terima BSU
Saat ini, pemerintah kota kekurangan tenaga bendahara sehingga bendahara banyak digabung oleh pejabat kelurahan. Seperti, kepala seksi dan sekretaris kelurahan merangkap sebagai bendahara.
Begitu juga di puskesmas, ada tenaga kesehatan yang merangkap jadi bendahara.
"Kondisi tersebut, tentu mengganggu tugas utamanya selain menjadi bendahara. Padahal, tugas dan fungsi bendahara sangat krusial," katanya.
Baca juga: Alhamdulillah! gaji ke-13 ASN di Mataram cair
Sementara keputusan manajemen kepegawaian sifatnya terpusat sehingga pemerintah daerah pun tidak bisa berinovasi untuk mengangkat pegawai secara mandiri.
"Pengangkatan pegawai secara mandiri bergantung juga pada kemampuan keuangan daerah," katanya.
Data BKPSDM Kota Mataram mencatat, jumlah ASN di Pemerintah Kota Mataram tercatat 5.580 orang. Jumlah itu terdiri atas 4.331 PNS dan 1.249 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Baca juga: Wali Kota Mataram lepas 42 calon haji dari ASN
Kemudian Kota Mataram mendapat tambahan 644 ASN yang sudah diberikan Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Terdiri dari 91 CPNS dan 433 PPPK.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram H Lalu Alwan Basri sebelumnya, mengatakan, jika mengacu pada jumlah pegawai dibandingkan dengan formasi yang diberikan oleh pemerintah pusat, maka jumlah pegawai di Pemkot Mataram saat ini disebut masih jauh dari ideal.
"Mungkin kebutuhan ASN di Kota Mataram saat ini baru terpenuhi 70 persen," katanya.
Tetapi dengan kondisi yang ada, lanjut Alwan, Kota Mataram mampu memaksimalkan kinerja dan tidak meratapi kekurangan jumlah pegawainya.
"Dengan sumber daya yang ada, kami maksimalkan untuk memerikan layanan prima ke masyarakat," katanya.
Baca juga: Kinerja PPPK di Mataram dievaluasi
Baca juga: Wali Kota Mataram serahkan 644 SK Pengangkatan CASN formasi 2024
Baca juga: Wali Kota Mohan ajak ASN Mataram perkuat integritas di momen HKN