Israel hancurkan monumen pemuda Palestina yang tewas

id polisi Israel mengarahkan sebuah senjata saat bentrok dengan warga Palestina

Seorang anggota polisi Israel mengarahkan sebuah senjata saat bentrok dengan warga Palestina dalam sebuah protes terhadap lokakarya Bahrain untuk rencana perdamaian Amerika Serikat, di dekat Hebron, Tepi Barat, Senin (24/6/2019). (REUTERS/MUSSA ISSA QAWASMA)

Mataram (ANTARA) - Pasukan Israel pada Rabu (10/7) menghancurkan satu monumen yang dibuat oleh warga Palestina di Permukiman Issawiyeh di Jerusalem Timur untuk mengenang pemuda Palestina yang ditembak hingga tewas oleh pasukan Israel.

Beberapa saksi mata dan keluarga pemuda itu mengatakan ia dibunuh secara sadis.

Beberapa sumber lokal mengatakan pasukan Israel menyerbu permukiman dan menghancurkan monumen itu. 

Monumen didirikan di lokasi tempat Mohammad Samir Obeid (21) ditembak hingga tewas pada 27 Juni.

Beberapa saksi mata mengatakan Obeid ditembak tanpa alasan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membual mengenai penghancuran monumen tersebut dalam satu cuitan.

"Atas permintaan saya dan melalui koordinasi dengan Wali Kota Jerusalem Moshe Leon dan lembaga keamanan serta penegak hukum, monumen di Issawiyeh untuk mengenang teroris dihancurkan. Kami takkan mengizinkan itu!" tulis Netanyahu.
 
Pewarta :
Editor: Ihsan Priadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar