Tim SAR temukan mayat bocah di Sungai Brang Beh Sumbawa

id Tim SAR,sungai brang beh,sumbawa,anak hanyut

Tim SAR temukan mayat bocah di Sungai Brang Beh Sumbawa

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah Kevin Erlangga (8), ke Puskesmas Lunyuk, setelah ditemukan di muara Sungai Brang Beh, Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, NTB, pada Rabu (11/12/2019). (FOTO ANTARA/HO/Basarnas)

Mataram (ANTARA) - Tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan menemukan mayat anak usia 8 tahun bernama Kevin Erlangga yang hanyut di Sungai Brang Beh, Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat..

"Mayat Kevin Erlangga ditemukan dalam keadaan terapung di muara Sungai Brang Beh, pagi tadi, sekitar pukul 09.30 WITA," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram, I Nyoman Sidakarya, di Mataram, Rabu.

Baca juga: Bocah berusia 8 tahun hanyut di Sungai Desa Perung Sumbawa, SAR terus lakukan pencarian

Jenazah warga Dusun Perung, Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, kemudian dibawa menuju Puskesmas Lunyuk menggunakan mobil ambulans.

Kevin dikabarkan pergi mandi di sungai bersama lima orang temannya pada Selasa (10/12), pukul 14.00 WITA. Sekitar setengah jam kemudian, mereka pulang, kecuali Kevin yang kembali ke tebing sungai untuk buang air besar.

Hingga pukul 16.30 WITA, Kevin tidak kunjung kembali dan akhirnya teman-teman korban mencari keberadaanya. Namun hanya ditemukan pakaian.

Nyoman mengatakan pihaknya menerima laporan dari Camat Lunyuk, Iwan Sofyan, pada Selasa (10/12) malam pukul 22.15 WITA bahwa ada seorang anak tenggelam di Sungai Brang Beh.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Pos Pencarian dan Pertolongan Sumbawa diberangkatkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian bersama TNI, Polri, warga setempat dan unsur terkait lainnya.

Upaya pencarian dilakukan pada Selasa sore (10/12) hingga menjelang malam. Namun tim SAR gabungan tidak menemukan korban.

"Upaya pencarian kembali dilanjutkan hari ini, mulai pukul 06.00 WITA. Tim SAR gabungan menyusuri aliran sungai dan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia di muara sungai," demikian I Nyoman Sidikarya.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar