Seram! dikira tumpukan sampah ternyata mayat kakek 61 tahun warga Pringgabaya

id Mayat,Pringgabaya

Seram! dikira tumpukan sampah ternyata mayat kakek 61 tahun warga Pringgabaya

Warga Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringabaya, Kabupaten Lombok Timur, digegerkan penemuan mayat, Jumaah kakek  61 tahun  di depan perusahaan cam Tunas Jaya, Kamis (13/10) sore sekitar pukul 17.30 Wita.

Selong, Lombok Timur (ANTARA) - Warga Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringabaya, Kabupaten Lombok Timur, digegerkan penemuan mayat, Jumaah kakek  61 tahun  di depan perusahaan cam Tunas Jaya, Kamis (13/10) sore sekitar pukul 17.30 Wita.

Sebelumnya mayat korban dikira tumpukan sampah, kasusnya kini dalam penyelidikan aparat kepolisian

Informasi yang dihimpun, ‎kasus penemuan mayat tersebut bermula dari salah seorang karyawan PT Tunas Jaya  saat masuk kerja, sesampai di depan tempat kerjanya dari kejauhan ia melihat ada tumpukan sampah tak jauh dari lokasi kerjanya.

Setelah dilihat ternyata ada orang yang sedang tidur dan ia  memberitahukan salah seorang rekannya. Iamelihat ada tumpukan sampah, namun setelah didekati ternyata korban yang terlihat sedang tidur tersebut sudah tak  bernyawa.

Kasus penemuan mayat tersebut  langsung dilaporkan ke Polsek Pringgabaya. Mendapat laporan anggota polsek langsung mendatangi TKP dan melakukan olah TKP. Korban pun langsung di evakuasi ke Puskesmas guna melakukan visum
 
Hasil visum dokter puskesmas, tidak di temukan adanya tanda-tanda kekerasan

Kapolsek Pringgabaya AKP Totok melalui Kasi Humas Polres Lotim, Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan kasus penemuan mayat di wilayah Desa Labuhan Lombok tersebut dan anggota pun langsung mendatangi TKP serta melakukan olah TKP.

"Kita langsung mendatangi TKP dan lakukan olah TKP, termasuk membawa korban ke puskesmas untuk divisum," katanya.

Hasil visum dokter puskesmas, menurut Kasi Humas, tidak ada tanda-tanda kekerasan, busa dari mulut korban keluar di duga akibat penyakit epilepsi dan asam lambung yang di derita, korban diperkirakan meninggal 6-8 jam sebelum ditemukan. 

"Kasusnya masih dalam penyelidikan dan mayat korban telah diserahkan ke pihak keluarga," sebutnya.