Langit Indonesia didominasi cuaca berawan-berawan tebal pada Senin

id Prakiraan cuaca, BMKG, cerah berawan,Cerah berawan,prakiraan cuaca hari ini

Langit Indonesia didominasi cuaca berawan-berawan tebal pada Senin

Peta pergerakan Siklon Tropis Nokaen yang terpantau berada di sekitar 10,3 derajat Lintang Utara dan 128,8 derajat Bujur Timur di Laut Filipina, sebelah utara Maluku Utara oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kamis (15/1/2026). Siklon tersebut bergerak dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot atau sekitar 56 kilometer per jam serta tekanan minimum 1.000 hPa. ANTARA/HO-BMKG/am.

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, sebagian besar wilayah RI berpotensi mengalami cuaca berawan hingga berawan tebal pada Senin.

Prakirawan cuaca BMKG Bintari Ayuningtyas mengatakan dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Senin, untuk Indonesia bagian barat, potensi tersebut ada di Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Yogyakarta, Pontianak, dan Samarinda. Sementara itu, Banda Aceh diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan.

Kemudian, katanya, untuk wilayah Indonesia bagian timur, BMKG memprakirakan cuaca berawan hingga berawan tebal di Makassar, Kendari, Mamuju, Gorontalo, Ternate, Sorong, dan Nabire. Sementara Manado berpotensi mengalami cuaca cerah berawan.

Baca juga: Gelombang laut NTB mulai kondusif, siklon tropis menjauh
Baca juga: Waspada Siklon Tropis, BMKG sebut sistem 91S kian menguat di NTB

Selain itu, kata Bintari, hujan ringan berpotensi terjadi di Medan, Padang, Bengkulu, Bandar Lampung, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Tanjung Selor, Palangkaraya, dan Banjarmasin, sedangkan hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Serang.

BMKG juga mengingatkan potensi hujan petir di Merauke, serta hujan ringan di Denpasar, Mataram, Kupang, Manokwari, Jayapura, dan Jayawijaya. Adapun potensi udara kabur diprakirakan terjadi di Palu.

Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.