PPIH NTB TINJAU KESIAPAN EMBARKASI SURABAYA

id

          Mataram, 22/10 (ANTARA) - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Nusa Tenggara Barat (NTB) meninjau area transit calon haji  asal NTB di Bandara Juanda Surabaya sekaligus mengecek kesiapan embarkasi Surabaya itu.

         Tim PPIH NTB yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) NTB H. Abdul Malik, didampingi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Departemen Agama (Depag) NTB H. Lalu Suhaimi Ismy dan pejabat terkait lain, bertolak dari Bandara Selaparang Mataram, Kamis pukul 11:30 Wita dengan pesawat Lion Air. 

    Ikut dalam rombongan itu adalah Kepala Dinas Kesehatan NTB dr H. Mochamad Ismail, Kepala Biro Kesejahteraan Sosial (Kessos) Setda NTB, H. Abdul Gani, dan Presiden Direktur PT Jasa Wisata (Jatatur) Johan Olii, selaku penyedia jasa pemberangkatan calon haji NTB.

         Malik mengatakan Tim PPIH NTB akan berkoordinasi langsung dengan General Manager Bandara Juanda untuk mendapatkan penjelasan detail tentang pelayanan calon haji NTB di area transit Bandara Juanda itu.

         Ia mengharapkan ada perluasan area transit khusus itu sehingga calon haji NTB sebagaimana tahun-tahun sebelumnya terhindar dari kemungkinan berdesak-desakan saat menunggu pesawat yang akan menerbangkan mereka ke Tanah Suci.

         Pada musim haji 2008, luas area transit calon haji NTB di Bandara Juanda mencapai 2.000 meter persegi sehingga memberi ruang yang cukup kepada satu kelompok terbang (kloter) calon haji NTB yang mencapai 400 hingga 450 orang.

         Area transit itu digelar karpet sehingga calon haji NTB cukup leluasa untuk beristirahat menunggu penerbangan ke Saudi Arabia, dengan waktu tunggu berkisar antara 4-6 enam jam.    

    Jika dihitung berdasarkan luas area transit itu, seorang calon haji mendapat ruang  seluas empat meter persegi sehingga terhindar dari kemungkinan berdesak-desakan.

         "Intinya jangan sampai calon haji NTB berdesak-desakan saat menunggu penerbangan dengan Saudi Arabia Airlines, seperti yang terjadi beberapa tahun sebelumnya," ujarnya.

         TIM PPIH NTB juga akan melihat dari dekat fasilitas pendukung di area transit calon haji NTB itu, seperti tempat wudu dan ruang pelayanan medis yang disediakan untuk calon haji.

         "Nanti malam Tim PPIH NTB kembali ke Mataram dan hasil peninjauan lapangan itu akan disampaikan kepada semua pihak untuk diketahui," ujar Malik.

         Calon haji yang akan diterbangkan menggunakan Saudi Arabia Airlines dari embarkasi Bandara Juanda terbagi dalam 11 kloter, yang terdiri atas 10 kloter murni (semuanya calon haji NTB) dan satu kloter campuran (calon haji NTB dan Jawa Timur).

         Data versi Kanwil Depag NTB menunjukkan kuota haji NTB 2009 sebanyak 4.494 orang termasuk 30 orang anggota Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD), ditambah 17 calon haji sebagai kuota tambahan sehingga totalnya mencapai 4.511 orang.

         Namun, 10 orang batal berangkat karena meninggal dunia sehingga jumlah calon haji NTB yang akan diberangkatkan tahun ini mencapai 4.501 orang.

         Dari quota haji itu, sebanyak 1.855 orang berasal dari Pulau Sumbawa dan selebihnya dari Pulau Lombok yang semuanya sudah melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) dan biaya administrasi lain. (*)