Gubernur NTB meresmikan enam sekolah bantuan media nasional

id #Gubernur NTB,#Zulkieflimansyah,#Bantuan Sekolah,#Media Nasional,#Pascagempa Lombok

Gubernur NTB meresmikan enam sekolah bantuan media nasional

Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah (tengah) meresmikan enam sekolah yang digagas oleh Yayasan Media Group, Rabu (18/9/2019). ANTARA/Nur Imansyah

Lombok Utara, NTB (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Barat H Zulkieflimansyah meresmikan enam sekolah yang digagas oleh Yayasan Media Group, Rabu.

Keenam sekolah tersebut diantaranya tiga sekolah dari Kabupaten Lombok Utara, yaitu SDN 3 Pemenang Timur, SDN 1 Sigar Penjalin dan MI Ishlahul Ummah.

Dua sekolah di Kabupaten Lombok Barat yaitu SDN 2 Kekait dan MI At-Tahzib serta SDN 5 Poh Gading Kabupaten Lombok Timur.

Sekolah-sekolah tersebut merupakan donasi dari Yayasan Dompet Kemanusiaan Media Group yang disumbangkan oleh pemirsa Metro TV, Pembaca Media Indonesia, Lampung Post dan seluruh masyarakat Indonesia.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengucapkan terima kasih dan juga apresiasinya kepada Yayasan Media Group yang memberikan kontribusi yang besar bagi pendidikan di NTB.

"Terima kasih Media Group yang memberikan perhatian pada pendidikan karena kita akan senantiasa menjadi penonton kalau kita tertinggal di dunia pendidikan ini," kata Gubernur yang kerap disapa Bang Zul itu di Sekolah Dasar Negeri 3 Pemenang Timur Lombok Utara.

Bang Zul menceritakan rasa takjubnya pada masyarakat NTB, khususnya Lombok Utara yang pada saat terjadi bencana alam di Palu dan Donggala ikut memberikan bantuan dari hasil panennya.

Padahal, beberapa waktu sebelumnya, NTB juga ditimpa bencana alam berupa gempa bumi.

"Masyarakat Lombok Utara yang belum pulih di atas keterbatasannya mau menyumbangkan hasil panennya kepada saudara yang berada di Palu," terang Gubernur.

Di hadapan para tamu undangan, Gubernur juga kembali menjelaskan makna di balik visi NTB Gemilang.

Ia mengungkapkan bahwa NTB Gemilang adalah kesadaran masyarakat untuk memastikan bahwa Provinsi NTB harus ramah terhadap investasi dan juga pengunjung.

"Tugas pemerintah itu adalah melayani, memfasilitasi supaya dunia usaha mau hadir dan nyaman di tempat kita," kata Bang Zul.

Sementara Pimpinan Media Group, Saur Hubarat mengatakan pentingnya pembangunan sekolah di Indonesia. Menurutnya, membangun sekolah sama halnya dengan membangun masa depan.

"Makin cepat sekolah ini berdiri, makin cepat anak-anak kembali belajar, makin cepat anak-anak kembali dalam psikologi yang normal," tegasnya.

Saur menyebutkan ada dua sasaran pokok yang dilakukan Media Group, yaitu membangun sekolah dan membangun Puskesmas.

Ia juga berharap NTB ke depannya membangun lebih banyak lagi rumah tahan gempa.

Sementara itu, Ketua Yayasan Media Group, Ali Sadikin dalam laporannya menyampaikan selain membangun sekolah, Media Group juga ikut membangun hunian sementara bagi masyarakat Lombok. Bantuan lainnya yang juga turut diberikan diantaranya berupa sembako, tenda dan kebutuhan lainnya.

"Di Lombok Utara, Barat, Lombok Tengah maupun Lombok Timur sekitar 2.000 lebih sudah berdiri secara mandiri sehingga masyarakat saat itu sudah tidak tinggal di tenda," ungkapnya.

Ali Sadikin meminta seluruh pihak sekolah agar dapat menggunakan dan merawat sekolah tersebut dengan sebaik-baiknya.

Dalam kesempatan itu juga, ia mengagumi rasa kekeluargaan dan keakraban yang dimiliki masyarakat NTB yang memperlakukan timnya dengan begitu baik selama berada di Lombok.

"Semoga apa yang kita lakukan selalu mendapat kebaikan dan dicatat menjadi kebaikan kita semua oleh Tuhan yang maha kuasa," harapnya.

Peresmian keenam sekolah ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur NTB yang turut didampingi oleh pimpinan Media Group dan juga Ketua Yayasan Media Group, serta disaksikan oleh seluruh tamu undangan yang hadir.

Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar