Ricciardo menggunakan isolasi sebagai kamp pelatihan di kala pandemi

id formula1,formula one,daniel ricciardo,olahraga terdampak corona

Ricciardo menggunakan isolasi sebagai kamp pelatihan di kala pandemi

Daniel Ricciardo di sesi foto jelang Grand Prix Australia, Melbourne (12/3/2020) Reuters/Tracey Nearmy

Jakarta (ANTARA) - Bagi pebalap Australia Daniel Ricciardo, isolasi di tengah pandemi virus corona menjadi semacam kamp pelatihan yang sempurna pasalnya ia bisa berlatih sembari menghabiskan waktu dengan keluarga.

Dalam sesi tanya jawab di live Instagram yang diinisiasi oleh tim Renault, Ricciardo menuturkan apa saya yang ia lakukan untuk mengisi waktu selama menunggu musim balapan Formula 1 mulai di tengah krisis kesehatan global saat ini.

"Aku tahu akan cukup lama sampai kami bisa membalap lagi, tapi aku tak akan membiarkan diriku dalam mode liburan," kata Ricciardo seperti dikutip Reuters, Kamis.

"Latihan pastinya merupakan hal yang tetap menjaga diriku memiliki pola pikir kompetitif. Kalian bisa meluapkan amarah ketika latihan, jadi itu obatku saat ini."

"Aku merasa saat ini adalah saat yang sempurna untuk latihan," kata pebalap berusia 30 tahun itu. "Kami terpaksa tinggal di rumah, tak ada jet lag, tak ada bandara, kami bisa menciptakan kamp pelatihan yang sebenarnya, yang tak selalu kami alami."
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Content lonesome ????????‍???? @gopro

A post shared by Daniel Ricciardo (@danielricciardo) on



Pebalap bernomor 3 itu juga menggunakan waktunya untuk membantu mengurus peternakan keluarganya di Australia, bahkan memiliki waktu luang untuk melihat domba-domba dicukur dan mengendarai mobil buggy.

Di akun Instagram, Ricciardo juga mengunggah video dirinya yang sedang mengendarai traktor sambil bernyanyi santai.

Seri pembuka musim ini di Melbourne pada 15 Maret lalu dibatalkan, demikian pula Grand Prix Monako. Sementara Formula 1 berharap bisa memulai musim ini pada pertengahan tahun dengan kalender yang direvisi dengan jumlah balapan yang tak sebanyak rencana awal.
 
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar