Pemkot Mataram menyiapkan 8.000 alat tes antigen untuk peserta tes CPNS

id swab,CPNS,mataram

Pemkot Mataram menyiapkan 8.000 alat tes antigen untuk peserta tes CPNS

Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana. (Foto: ANTARA/Nirkomala)

Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyiapkan sekitar 8.000 reagen dan brush (stick) untuk pelayanan gratis tes usap (swab test) antigen COVID-19 bagi 2.334 peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2021.

Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Mataram, Rabu, mengatakan, kebijakan layanan gratis tes usap antigen bagi peserta CPNS adalah untuk keamanan serta meringankan beban peserta tes CPNS.

"Pasalnya, hasil negatif tes usap antigen COVID-19 menjadi salah satu syarat peserta tes CPNS bisa ikut tahapan pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) yang dimulai 27 September 2021," katanya.

Terkait dengan itu, sebanyak 2.334 peserta tes SKD CPNS di Kota Mataram baik pelamar dari warga Kota Mataram maupun luar kota bisa mendapatkan layanan gratis tes usap di 11 puskesmas se-Kota Mataram.

"Layanan gratis ini nantinya akan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)," katanya.

Lebih jauh wali kota mengatakan, layanan tes usap gratis bagi peserta CPNS diberikan, karena ini menjadi bagian dari kepentingan Pemerintah Kota Mataram terkait dengan keamanan dan kesehatan peserta.

"Karena pelaksanaan tesnya di Mataram, jadi kita juga harus pastikan semua peserta negatif COVID-19," katanya.

Sementara Kepala BKPSDM Kota Mataram Baiq Nelly Kusumawati sebelumnya mengatakan, jumlah pelamar CPNS di Kota Mataram tercatat 2.567 orang. Dari jumlah ini, sebanyak 2.334 dinyatakan memenuhi syarat (MS) dan 233 tidak memenuhi syarat (TMS).

"Data sebelumnya dari 2.567 pelamar, 2.318 MS dan 249 TMS. Tapi ada masuk sanggahan 116 pelamar, dari 166 itu 16 MS dan 100 TMS, sehingga data akhir peserta CPNS sebanyak 2.334," katanya menjelaskan.

Pelamar yang memenuhi syarat tersebut, berhak ikut tes SKD dan merebutkan 110 formasi tenaga kesehatan (nakes) dan 28 formasi tenaga teknis. Formasi nakes ini sebenarnya 118 tapi delapan formasi dokter spesialis kosong pelamar.

Terkait tes usap antigen, Nelly mengatakan, bawah peserta tes CPNS diwajibkan membawa hasil negatif tes usap antigen saat pelaksanaan tes SKD yang dijadwalkan mulai tanggal 27 September 2021.

"Sementara untuk peserta tes CPNS dari luar daerah, selain menunjukan hasil negatif tes usap antigen, juga harus menunjukkan kartu vaksin COVID-19 minimal dosis pertama," katanya.

Bagi peserta tes yang dinyatakan positif swab antigen, sambungnya, akan di laporkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mendapatkan jadwal susulan.

"Jadi, peserta yang positif tes antigen tidak boleh datang ke lokasi tes CPNS, mereka cukup melaporkan hasil tes sebagai dasar penundaan dan usulan jadwal tes susulan," katanya.

Lebih jauh Nelly mengatakan, pelaksanaan seleksi CPNS Kota Mataram dijadwalkan berlangsung selama 11 hari dengan empat sesi per hari. Tapi khusus untuk hari Jumat dilaksanakan tiga sesi dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

"Ketentuannya, satu sesi 60 orang peserta. Untuk lokasi pelaksanaan tes SKD tetap di di SMK Negeri 3 Mataram," katanya.