Harga kebutuhan pokok di Lombok Tengah stabil

id Kebutuhan pokok ,Lombok Tengah

Harga kebutuhan pokok di Lombok Tengah stabil

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Suhartono (ANTARA/Akhyar)

Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat menyatakan, harga kebutuhan bahan pokok di daerah setempat hingga saat ini masih stabil atau tidak ada kenaikan harga yang signifikan.

"Harga kebutuhan pokok baik itu bumbu dapur masih stabil," kata Kepala Disperindag Kabupaten Lombok Tengah, Suhartono di Lombok Tengah, Senin.

Berdasarkan laporan sementara harga kebutuhan bahan pokok seperti beras Rp10 ribu-11 ribu per kilogram, gula Rp14 ribu per kilogram, telur Rp50 per terai, daging ayam Rp40 ribu per kilogram, daging sapi Rp120 ribu per kilogram.

Sedangkan untuk bambu dapur seperti cabai merah kecil Rp30 ribu per kilogram, cabai besar Rp20 ribu per kilogram, tomat Rp7-10 ribu per kilogram, bawa merah Rp25 ribu per kilogram dan bawang putih Rp30 ribu per kilogram.

"Cuaca musim hujan ini belum begitu berdampak terhadap harga kebutuhan bahan pokok," katanya.

Ia mengatakan, harga kebutuhan bahan pokok yang mengalami kenaikan yakni kedelai dari harga eceran tertinggi (HET) Rp 8500 per kilogram naik menjadi Rp13.500 per kilogram.

Kenaikan harga kedelai ini terjadi secara nasional, sehingga pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat untuk upaya pasar murah dalam rangka membantu para pengusaha tahu tempe di daerah setempat. "Harga kedelai, kita tunggu arahan dari pemerintah pusat," katanya.

Sementara itu, untuk stok kebutuhan bahan pokok di Lombok Tengah masih aman dan dipastikan memadai dalam jangka waktu hingga akhir 2022.

Selain itu, saat ini musim tanam telah dimulai, sehingga kebutuhan bahan pokok tidak ada persoalan, termasuk untuk kebutuhan penonton pada ajang WSBK Mandalika pada 11-13 November 2022. "Stok kebutuhan bahan pokok masih aman," kata Suhartono.