Menparekraf siapkan 15 titik posko mudik sambut Idul Fitri

id Sandiaga,Idul fitri

Menparekraf siapkan 15 titik posko mudik sambut Idul Fitri

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dalam The Weekly Brief with Sandi Uno yang digelar di Jakarta, Senin(13/3/2023). ANTARA/ (Sinta Ambarwati)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengungkapkan,  telah menyiapkan 15 titik posko mudik dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 2023. Adapun posko tersebut tersebar di Lampung hingga Jawa Timur, termasuk jalur alternatif, jalur lintas selatan (JLS) yang juga disiapkan dengan destinasi wisata.

"Dan kita akan buat tim monitoring karena ini ada the mother of all movement of domestic tourist," ujar Sandiaga dalam The Weekly Brief with Sandi Uno yang digelar di Jakarta, Senin. Pihaknya pun bakal memastikan sebanyak setengah dari 1,4 miliar pergerakan wisatawan nusantara ini bisa terjadi pada saat liburan Lebaran dan Idul Fitri 2023.

"Kami akan mengeluarkan surat edaran untuk protokol-protokol yang harus dipatuhi, termasuk protokol kesehatan, keselamatan, dan penyelenggaraan kegiatan pariwisata, dan keberlanjutan lingkungan,'' paparnya.

Untuk itu, ia pun mengimbau para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM bersiap menyambut Idul Fitri, meski perayaan masih beberapa bulan ke depan namun persiapannya harus dilakukan sesegera mungkin. Sementara itu, dari sisi infrastruktur, Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil mengatakan Jalan Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan atau Cisumdawu, yang terdiri dari seksi satu hingga enam, bisa dioperasikan pada akhir Februari 2023.

Baca juga: Menparekraf: Yogyakarta sukses jadi tuan rumah ATF 2023
Baca juga: Menparekraf ingin para kepala daerah beritahu wisata "hidden gems"


"Cisumdawu menurut laporan Pak Menteri PUPR, akhir Februari 2023 sudah bisa dioperasikan. Jadi berita optimisnya akhir Februari, Cisumdawu akan selesai," kata Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin. Apabila fungsional Tol Cisumdawu dari seksi empat hingga lima bisa dilakukan pada akhir Februari 2023, maka ada kemungkinan bisa digunakan untuk menunjang aktivitas arus mudik Lebaran 2023.