Negara tersebut telah mengebor sepuluh sumur gas alam selama tahun fiskal 2022-2023, yang berakhir pada 30 Juni 2023, pernyataan tersebut mengutip pernyataan Menteri Perminyakan dan Sumber Daya Mineral Mesir Tarek El-Molla.
Pengeboran lepas pantai telah menghasilkan sejumlah penemuan, termasuk penemuan sumur eksplorasi Nargis-1 di Mediterania timur, yang menyimpan sekitar 2,5 triliun kaki kubik gas alam, tambahnya.
El-Molla mengatakan Mesir berencana mengebor 35 sumur baru dalam dua tahun fiskal ke depan, dengan investasi lebih dari 1,5 miliar dolar AS. Pada Senin (28/8), kepresidenan Mesir mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa raksasa energi BP akan menginvestasikan 3,5 miliar dolar di Mesir bersama dengan mitranya dalam tiga tahun ke depan.
Hal ini terjadi setelah pertemuan antara Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi dan CEO BP Bernard Looney.
Baca juga: Angkutan industri sawit wajib gunakan BBM nonsubsidi
Baca juga: Pasokan minyak mentah AS naik
Mesir bertujuan untuk menjadi pusat perdagangan regional untuk minyak dan gas alam cair setelah penemuan besar terjadi di negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir, termasuk ladang gas Zohr di Mediterania, yang diperkirakan menyimpan 30 triliun kaki kubik gas.
Pewarta : Apep Suhendar
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026