NTB realisasikan pembangunan Lapas Sumbawa Barat

id NTB,Kanwil Kemenkumham NTB,Lapas Sumbawa Barat,Kabupaten Sumbawa Barat,Lapas

NTB realisasikan pembangunan Lapas Sumbawa Barat

Tim Kanwil Kemenkumham NTB menerima penyerahan sertifikat dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) saat berkunjung ke Kantor BPKAD Kabupaten Sumbawa Barat. (ANTARA/Kemenkumham NTB).

Mataram (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) siap merealisasikan pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Kabupaten Sumbawa Barat.

Kepala Bagian (Kabag) Umum Kanwil Kemenkumham NTB, Asri, mengatakan rencana pembangunan Lapas ini ditandai dengan penandatanganan naskah perjanjian hibah antara Kakanwil Kemenkumham NTB, Parlindungan dan Bupati Sumbawa Barat, Musyafirin, di Kantor Bupati Sumbawa Barat pada 28 Maret 2024.

"Lapas Sumbawa Barat ini akan berdiri di atas lahan seluas 42.358 meter persegi, bertempat.di Telaga Bertong, Kota Taliwang," ujarnya melalui keterangan tertulis diterima di Mataram, Rabu.

Menindaklanjuti rencana itu, Tim Kanwil Kemenkumham NTB sudah berkunjung ke Kantor BPKAD Kabupaten Sumbawa Barat pada Selasa (14/5). Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Bidang Aset BPKAD Sumbawa Barat, Kepala Bidang Penataan Ruang dan Pertanahan DPUPR Sumbawa Barat, Muhammad Naf'an.

"Saat ini, dilakukan serah terima bukti kepemilikan tanah sertifikat sebanyak 12 sertifikat tanah dan 1 foto copy SPS sertifikat dari BPN (BAST Dokumen). Status aset (tanah) juga telah dihapuskan dari daftar BMD Pemerintah Sumbawa Barat, dengan bukti SK penghapusan," katanya.

Baca juga: Sebanyak 259 napi Lapas Selong Lombok Timur dapat remisi Lebaran 2024
Baca juga: Tingkatkan layanan, Kemenkumham NTB siap bangun lapas di Sumbawa Barat


Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham NTB, Parlindungan, menyatakan pelaksanaan pembangunan Lapas itu sesuai dengan amanat Menkumham Yasonna Laoly. Di mana, dengan adanya Lapas, proses pembinaan para warga binaan pemasyarakatan akan lebih optimal.

"Harapannya warga binaan dapat kembali ke tengah masyarakat dengan membawa perubahan diri yang positif dan memiliki keterampilan," katanya.*