Bekasi menggelar diskusi tingkatkan partisipasi pemilih pemula

id Diskusi publik,Diskusi generasi muda,Tingkatkan partisipasi pemilih,Partisipasi pemilih pemula,Sukseskan Pemilu 2024,Kab

Bekasi menggelar diskusi tingkatkan partisipasi pemilih pemula

Diskusi Berani Memilah Berani Memilih yang digelar Media Center Kabupaten Bekasi di Distrik 1 Meikarta, Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih muda sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-95. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah).

Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menggandeng Media Center, menggelar diskusi peran generasi muda pada pemilu 2024 sebagai upaya meningkatkan partisipasi pemilih pemula di daerah itu sekaligus dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-95.
 

Kegiatan tersebut dihadiri Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan, Kepala Dinas Budaya, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bekasi Iman Nugraha, Komisioner KPU Kabupaten Bekasi, Karang Taruna Kabupaten Bekasi, organisasi kepemudaan, aktivis mahasiswa, Abang-Mpok, serta tokoh muda.

"Dalam rangka menyambut tahun politik, ini momentum yang tepat. Pendidikan politik bagi anak muda harus dengan cara seperti ini, suasana santai, tapi pesan sampai. Karena bagaimanapun, keberhasilan pemilu itu sangat tergantung kepada pendidikan politik bagi anak muda sebagai komponen terbesar nanti di Pemilu 2024," kata Dani Ramdan di Cikarang, Rabu.

Dia mengatakan generasi muda harus menjadi pelopor sekaligus ikut serta berperan dalam mengawasi dan menyukseskan pelaksanaan seluruh tahapan Pemilu Serentak 2024.

"Sehingga Pemilu 2024 mendatang melahirkan pimpinan-pimpinan seperti presiden, wakil presiden, wakil rakyat, bupati, walikota, dan gubernur yang berkualitas. Momentum yang tepat di Pemilu 2024, menggunakan hak pilih benar-benar memilih yang akan membawa masa depan bangsa dan negara ini ke arah yang lebih baik," katanya.

Dani meminta generasi muda untuk dapat menentukan pilihan sesuai hati nurani, bahkan mampu menjadi pemilih cerdas dengan menentukan pilihan secara independen tanpa ada pengaruh dari unsur lain.

"Generasi muda yang baik, visioner, tentu mencerna informasi dan tanggap dalam menghadapi isu politik. Karena pemilih berdaulat adalah pemilih aktif yang menggunakan hak pilihnya, mampu menggerakkan sekeliling untuk beradaptasi aktif memilih," ucapnya.

Anggota Komisioner KPU Kabupaten Bekasi Burhani dalam diskusi itu mendorong pemuda berani mengatakan tidak pada politik uang, hoaks, kekerasan, dan isu SARA. Sebab dengan jumlah pemuda yang relatif banyak ini dapat mempengaruhi pola kepemimpinan di masa depan.

Baca juga: Tangkal Hoaks, Danakirti Media Group Gelar Diskusi Publik
Baca juga: Polri memastikan stok pangan aman hingga Lebaran 2023

Menurut dia, pemuda atau generasi muda memiliki peran strategis sekaligus merupakan garda terdepan untuk turut serta mensukseskan pelaksanaan Pemilu Serentak 2024.

"Peran serta pemuda dalam pesta demokrasi sangat menentukan kemajuan daerah, bangsa, dan negara ke depan. Generasi muda di era digital saat ini juga dapat berpartisipasi untuk mensosialisasikan pemilu dan pemuda harus memiliki andil menentukan arah bangsa," katanya.