Indonesia promosikan potensi ekonomi dan pembangunan infrastruktur di China

id Menko Kemaritiman,Luhut Binsar Panjaitan,China,Indonesia

Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. (Foto ANTARA)

China selama ini memang sudah menjadi mitra utama dagang bagi Indonesia diberbagai sektor, tapi masih banyak yang bisa dikerjasamakan lagi
Shanghai, China (Antaranews  NTB) - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut  B. Panjaitan beberkan potensi dan kondisi ekonomi Indonesia di depan seratusan pengusaha China dalam Forum Ekspor di Shanghai.

"China selama ini memang sudah menjadi mitra utama dagang bagi Indonesia diberbagai sektor, tapi masih banyak yang bisa dikerjasamakan lagi," kata Luhut di Shanghai, China, Selasa.

Dia mengatakan itu dalam Forum Ekspor Indonesia-China yang juga dihadiri Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Dubes RI untuk China merangkap Mongolia Djauhari Oratmamgun, serta Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Arlinda.

Luhut mengatakan pembangunan infrastruktur di Indonesia dalam lima tahun sangat masif dan tidak terkonsentrasi di Pulau Jawa saja tapi juga luar Jawa.

Pembangunan infrastruktur yang dimaksud antara lain pelabuhan udara, pelabuhan laut, listrik, jalan tol, dan jalan nontol.

Pembangunan infrastruktur yang masif tersebut dilakukan pemerintah untuk memudahkan akses transportasi yang pada akhirnya mendorong perekonomian nasional.

Sejumlah pengusaha China sudah cukup banyak yang investasi di Indonesia seperti di sektor pembangkit listrik, pertambangan, hingga perdagangan

Terkait dengan masih sering dikeluhkan pengusaha soal sulitnya izin usaha di sejumlahvdaerah, Luhut tekankan, hal itu tidak boleh terjadi dan saat ini atmosfer birokrasi sudah harus berubah yakni melayani.

"Saya beberapa hari lalu mendapat keluhan dari beberapa keluhan soasl hambaran  usaha. Saya langsung kontak menteri apa masalahnya dan tolong jangan ada lagi hambatan jika memang memungkinkan diubah," kata Luhut.

Dubes Djauhari mengatakan saat ini merupakan momen yang pas untuk meningkatkan hubungan bilateral Indonesia-China apalagi dengan telah ditandatangani Kerja Sama Strategis kedua negara.

Banyak potensi kedua negara yang bisa ditingkatkan dan kerjasamakan seperti perdagangan, pariwisata dan investasi.

"Indonesia bisa jadi mitra global penting bagi pengusaha China, untuk itu adanya forum ekspor diharapkan bisa lebih meningkatkan hubungan ekonomi kedua negara," kata Dubes Djauhari.

Dikatakan, KBRI di Beijing, dan kantor perwakilan Indonesia di Shanghai, Guangzhou, dan Hong Kong siap membantu pengusaha China yang ingin jajaki peluang bisnis. (*)
Pewarta :
Editor: Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar