DANA REKONSTRUKSI GEMPA TASIKMALAYA RP1,5 TRILIUN

id

     Bogor (ANTARA) - Pemerintah memperkirakan dana dibutuhkan untuk membangun kembali rumah penduduk yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi berskala 7,3 Skala Richter (SR) yang mengguncang Jawa Barat sekitar Rp1,5 triliun.

     Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie usai rapat kabinet terbatas membahas penanganan gempa yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin, mengatakan, jumlah dana yang pasti baru dapat diketahui setelah dilakukan verifikasi atas kerusakan yang terjadi.

     "Sekarang kelihatannya berjumlah Rp1,4 triliun hingga Rp1,5 triliun," ujarnya.

     Tahap verifikasi, menurut Menko Kesra, diharapkan dapat selesai pada pertengahan Oktober 2009 dan setelah itu akan dimulai pembangunan kembali rumah-rumah warga yang rusak.

     Dana untuk tahap rekonstruksi dan rehabilitasi, kata Aburizal, akan ditanggung bersama oleh pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten kota. Namun, ia tidak menyebut secara rinci detil pembagian dana yang harus ditanggung oleh masing-masing pihak.

     "Dalam pembangunan ini, Presiden mengarahkan, Presiden mengharapkan agar menggunakan skema cofinancing, artinya pemerintah pusat dan daerah menanggung secara bersama-sama," ujarnya.

     Sumber pembiayaan, lanjut dia, akan diambil dari dana cadangan karena dana bencana dalam APBN 2009 sudah habis terpakai. (*)