Kapolda NTB berkomitmen tuntaskan kasus Zainal Abidin

id zainal abidin,penganiayaan polisi,polda ntb

Kapolda NTB berkomitmen tuntaskan kasus Zainal Abidin

Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudjana (tengah) ketika memberikan keterangan persnya di Mataram, Jumat (13/9/2019). (ANTARA/Dhimas BP)

Mataram (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Irjen Pol Nana Sudjana berkomitmen menuntaskan penanganan kasus Zainal Abidin, pelanggar lalu lintas yang diduga dianiaya hingga meninggal dunia oleh sejumlah anggota Polres Lombok Timur.

"Terkait kejadian (meninggalnya Zainal Abidin) ini, kami dari Polda NTB merasa prihatin. Jadi sejak awal kami sudah mengatakan, kami berkomitmen dalam menangani kasus ini hingga tuntas," kata Irjen Pol Nana Sudjana dalam jumpa persnya di Mapolda NTB, Jumat.

Baca juga: Kasus meninggalnya pelanggar lalu lintas oleh oknum polisi, Ombudsman mengawal Propam Polda NTB

Karenanya Nana Sudjana menegaskan bahwa dalam menangani kasus ini pihaknya akan bekerja secara proporsional dan profesional.

"Jadi, kami tetap akan melakukan tindakan tegas terhadap anggota yang melanggar disiplin, kode etik atau tindak pidana," ujarnya.

Lebih lanjut, Nana Sudjana menargetkan dalam kurun waktu penanganan dua pekan ke depan kasus ini akan terungkap. Karena itu, dia mengharapkan masyarakat menaruh kepercayaan kepada Polda NTB dalam menangani kasus tersebut.

"Sekitar satu dua pekan akan kita upayakan ungkap. Percayakan saja kepada kami," katanya.

Baca juga: Polda NTB membentuk tim investigasi penganiayaan pelanggar lalu lintas

Munculnya kasus dugaan penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia ini berawal dari giat razia yang digelar Polres Lombok Timur dalam Operasi Patuh Gatarin 2019.

Zainal menjadi salah satu pengendara roda dua terjaring razia polisi pada Kamis (5/9) sore itu karena tidak mengenakan helm dan tidak dilengkapi surat berkendara.

Kelanjutan dari kasus tilang itu, Zainal bersama keponakannya, Ikhsan, pada Kamis (5/9) malam, datang ke Mapolres Lombok Timur.

Baca juga: Kapolda NTB sampaikan kronologis meninggalnya pelanggar lalu lintas di Lombok Timur

Saat kedatangannya, Zainal terlibat perkelahian dengan tiga anggota Satlantas Polres Lombok Timur, yang mengakibatkan dirinya tidak sadarkan diri hingga dilarikan ke RSUD dr R Soedjono, Selong, Kabupaten Lombok Timur.

Namun sehari setelahnya, pihak rumah sakit menyatakan Zainal yang tak kunjung sadarkan diri sejak dibawa oleh petugas kepolisian, meninggal dunia pada Jumat (6/9) malam.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar