Kawanan perampok di Lombok Timur gasak rumah nelayan, korban diancam akan dibunuh

id Maling

Kawanan perampok di Lombok Timur gasak rumah nelayan, korban diancam akan dibunuh

Bagian jendela rumah milik Ibrahim Mega, warga Desa Lapang, Meulaboh, Aceh Barat, pasca dibobol maling, Senin (13/7/2020) pagi. (ANTARA/HO)

Selong, Lombok Timur (ANTARA) - Enam kawanan perampok bersenjatakan golok menggasak rumah seorang nelayan Amaq Har (46) di Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Minggu (18/10) dini hari.

Bahkan pemilik rumah diancam dibunuh jika korban berteriak meminta tolong ke tetangga, sehingga uang jutaan rupiah dan dua telepon genggam melayang.

Kapolsek Jerowaru Ipda Abdul Rasyid melalui Kasubag Humas Polres Lotim, Iptu L Jaharudin saat dikonfirmasi, Minggu, membenarkan adanya laporan kasus pencurian dengan kekerasan yang menimpa salah seorang warga Desa Pemongkong .

"Laporan sudah diterima kasusnya masih dalam lidik," katanya.

Menurut Jaharuddin, jumlah  ‎kawanan pelaku yang beraksi di rumah korban diperkirakan sebanyak enam orang dengan membawa senjata tajam jenis golok.

Modus operandinya, pelaku masuk ke rumah korban dengan mendobrak pintu rumah dan  langsung masuk ke dalam rumah. Serta mengancam para korbannya menggunakan golok, akan dibunuh kalau korban berteriak.

Karena dalam ancaman, akhirnya korban memberitahukan uang dalam lemari. Pelaku langsung beraksi mengobrak-abrik isi lemari, setelah mendapatkan apa yang dicari pelaku langsung kabur membawa uang milik korban serta dua buah HP

"Setelah pelaku berhasil mengambil harta milik korban, pelaku langsung kabur meninggalkan rumah korban," katanya.
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar