Enam tim wakili Indonesia di ajang PUBG Mobile Super League

id Pubg mobile,pmsl sea fall 2023,PUBG Mobile Super League ,Esports,pbesi,pb esi

Enam tim wakili Indonesia di ajang PUBG Mobile Super League

Pelepasan enam tim yang mewakili Indonesia di turnamen PUBG Mobile Super League (PMSL) SEA Fall 2023. (ANTARA/HO/PUBG Mobile)

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak enam tim mewakili Indonesia untuk mengikuti turnamen PUBG Mobile Super League (PMSL) SEA Fall 2023. Keenam tim tersebut yaitu Alter Ego Ares, Persija Evos, BOOM Esports, Bigetron Red Villains, Rex Regum Qeon, dan Morph GPX akan bertanding pada turnamen  yang berlangsung pada 2-27 Agustus di Kuala Lumpur, Malaysia, itu.
 

“PB ESI yakin tim-tim yang mewakili Indonesia nanti adalah tim-tim yang memiliki tekad berjuang, sekaligus didukung oleh kemampuan yang mampu bersaing di kancah internasional,” kata Wakil Ketua Bidang Wasit dan Pelatih PB ESI Richard Permana, dalam keterangan resmi PUBG Mobile, Senin.

PUBG Mobile Super League Southeast Asia Fall 2023 sendiri merupakan turnamen resmi PUBG Mobile paling bergengsi di Asia Tenggara yang mempertemukan 20 tim dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan wildcard (Kamboja, Laos, Filipina, Singapura, Myanmar) untuk memperebutkan hadiah utama total senilai Rp3,8 miliar.

“Dari PB ESI dan para pecinta e-sports di Indonesia senantiasa akan terus mendukung perjuangan dan suka duka para pemain di Malaysia nanti. Mari kita pertahankan prestasi musim sebelumnya, dan raih hasil yang lebih baik lagi di turnamen kali ini,” ujarnya menambahkan.

Country Manager Level Infinite Indonesia Agung Chaniago menambahkan, ia berharap keenam tim yang telah dilepas untuk mengikuti turnamen tersebut bisa melanjutkan tradisi juara seperti PMSL SEA Spring 2023, dimana Alter Ego Ares keluar sebagai juara baru di Asia Tenggara.

Baca juga: Timnas CS:GO Indonesia berlaga pada penyisihan Kejuaraan Dunia IESF
Baca juga: Kecurangan justru picu PUBG Indonesia buktikan kemampuan

“Kami mengusung tagline #LanjutkanTradisiJuara pada 2023 PMSL SEA Fall, di mana pada turnamen ini kami berharap atlet-atlet Indonesia dapat meneruskan prestasi yang telah didapatkan pada turnamen-turnamen internasional sebelumnya. Agar bisa menjadi pembuktian bahwa Indonesia masih menjadi negara yang terkuat di Asia Tenggara,” kata Agung.