Presiden Jokowi antar 43 anak yatim belanja baju-makanan untuk Lebaran

id Presiden,Jokowi,Anak yatim,Baju Lebaran

Presiden Jokowi antar 43 anak yatim belanja baju-makanan untuk Lebaran

Presiden RI Joko Widodo mengajak puluhan anak yatim berbelanja baju Lebaran di Mal Atrium, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (9/4/2024). ANTARA/Mentari Dwi Gayati

Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Joko Widodo mengantar 43 anak yatim untuk berbelanja baju hingga makanan yang bisa mereka gunakan dan nikmati pada Lebaran 2024, Rabu (10/4).

"Ini nganter anak-anak yatim untuk belanja-belanja, apa ini baju Lebaran sama beli makanan-makanan kecil biar besok bisa untuk Lebaran," kata Presiden Jokowi di Mal Atrium Senen, Jakarta Pusat, Selasa.

Presiden Jokowi pun membiarkan anak-anak yatim bersama pendamping mereka untuk memilih sendiri busana yang akan mereka gunakan pada Lebaran 2024, serta makanan kecil untuk mereka.

"Milih sendiri-sendiri anak-anak biar juga berlebaran, berhari raya," kata Presiden.

Presiden Jokowi pun tampak antusias menemani mereka berbelanja, baik di pusat busana Matahari maupun di pasar swalayan Food Hall. Kepala Negara bahkan mengantar mereka ke kasir untuk memastikan mereka membawa pulang baju dan makanan yang sudah dipilih.

Puluhan anak yatim pun mengungkapkan kebahagiaan mereka karena bisa ditemani belanja oleh orang nomor satu di Indonesia tersebut. Salah satu anak yatim, Rara (8), membeli gamis untuk dipakai saat Lebaran, serta makanan kecil dan bubur instan untuk sang adik.

Ia mengaku senang sekaligus kaget karena mendengar info secara tiba-tiba bahwa Presiden akan mengajak berbelanja baju Lebaran.

Baca juga: Pj Gubernur NTB minta maaf dan ucapkan selamat Idul Fitri
Baca juga: BPH Migas pastikan fasilitas Pertamina di NTB aman saat lebaran


"Belum. Baru pertama kali (dibelikan baju Lebaran). Beli gamis dan beli snack (kudapan, red.) tadi buat adik juga," kata Rara.

Anak yatim lainnya, Rasya (13), juga mengaku sangat senang dibelikan baju koko oleh Presiden Jokowi dan akan dikenakan esok saat Lebaran. Berdasarkan informasi, 43 anak yatim berasal dari Panti Asuhan Muslimin Kramat Raya Jakarta Pusat dan Panti Asuhan Aisyiyah, Menteng, Jakarta Pusat.