Pengusaha Trawangan bersatu pulihkan pariwisata pascagempa

id Pascagempa ntb,Gempa lombok,Lombok bangkit,Gili trawangan,Objek wisata,Pariwisata ntb

Save Gili Islands (Antara NTB/Sadim BP)

Karena momentum awal September, rute `fast boat` dari Bali ke Trawangan dibuka kembali, kita nantinya akan adakan 'party' kecil-kecilan, semacam penjamuanlah. Biar suasananya lebih hidup, datang ya
 Lombok Utara, (Antaranews NTB) - Para pengusaha bersama warga di kawasan Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, bersatu padu memulihkan kondisi wisata pascagempa.

 Dari pantauan Antara di Lombok Utara, Senin, bersama karyawannya, para pengusaha dibantu warga setempat, bergotong royong membersihkan puing reruntuhan bangunan yang roboh akibat gempa. Bahkan tidak sedikit wisatawan mancanegara yang tergugah ikut membantu.

 "Bersih-bersih ini memang inisiatif kita (para pengusaha) bersama untuk hidupkan lagi suasana," kata Baso, pemilik Sama-sama Reggae Bar and Bungalow di Gili Trawangan ini.

 Untuk mempercepat proses pembersihannya, para pengusaha di Gili Trawangan telah menyewa alat berat ekskavator dan truk.

 "Biar cepat, kita urunan sewa dua ekskavator sama dua truk angkut. Kalau tunggu bantuan pemerintah, kelamaan, pemenang saja belum selesai," ujarnya.

 Karena itu, dengan bantuan alat berat ekskavator dan truk angkut, pembersihan dan penataan ulang kawasan wisata di Gili Trawangan, ditargetkan selesai sebelum awal September.

 "Kita utamakan yang area pesisir dulu. Targetnya akhir bulan ini bersih semua (area pesisir pantai)," ujar pria yang dihormati sebagai salah satu tokoh masyarakat di Gili Trawangan ini.

 Kemudian setelah pembersihan dan penataan ulangnya selesai, rencananya pada awal September, tepatnya Sabtu (1/9), para pengusaha sepakat membuat sebuah konsep perjamuan para wisatawan.

 "Karena momentum awal September, rute `fast boat` dari Bali ke Trawangan dibuka kembali, kita nantinya akan adakan 'party' kecil-kecilan, semacam penjamuanlah. Biar suasananya lebih hidup, datang ya," ucapnya.(*)
Pewarta :
Editor: Dimas
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar