Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyampaikan bahwa kerja sama budaya memiliki peran penting dalam mempererat hubungan diplomatik dan memperkaya pemahaman antarbangsa.
"Melalui kolaborasi, kita dapat memperoleh wawasan yang lebih luas tentang sejarah, nilai-nilai, dan tradisi satu sama lain sebagai sesama bangsa," kata Fadli Zon dalam pembukaan pameran foto bertajuk "Marine Ships Must Be" yang digelar di Jakarta, Senin.
Menbud Fadli mengatakan, pameran ini merupakan wujud kerja sama budaya yang menggambarkan hubungan maritim yang telah lama terjalin antara Indonesia dan Rusia serta peran laut dalam membentuk sejarah, budaya, dan interaksi antarbangsa.
Menurut dia, tema "Marine Ships Must Be" memiliki makna simbolis yang kuat dan mendalam, di mana kapal tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai simbol pertukaran budaya antarnegara.
Ia menjelaskan, bahwa sejak era Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit, laut telah menjadi penghubung utama bagi Nusantara dalam membangun hubungan ekonomi dan kemakmuran budaya dengan dunia luar.
Warisan kejayaan maritim ini menjadi bukti bahwa bangsa Indonesia punya hubungan mendalam dengan dunia maritim. Fadli Zon turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pameran ini sebagai wujud kerja sama bilateral antara Indonesia dan Rusia.
“Sebagai negara maritim, baik Indonesia maupun Rusia telah lama menyadari pentingnya jalur laut sebagai jembatan menuju kemakmuran ekonomi dan pemahaman budaya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Menbud Fadli juga berharap kepada para pengunjung pameran agar tidak hanya menikmati keindahan artistiknya, namun juga semakin memahami kemitraan dan persahabatan yang telah terjalin antara Indonesia dan Rusia selama 75 tahun.
Ia mengatakan, mempererat hubungan dengan Rusia tidak hanya memperkuat kerja sama sebagai sesama bangsa maritim, tetapi juga berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas global.
"Semoga persahabatan antara Rusia dan Indonesia terus berkembang, membawa harapan dan peluang bagi masyarakat kita serta generasi mendatang,” katanya.
Baca juga: Kaleidoskop tentang NTB hasil karya pewarta foto ANTARA dipamerkan di Bali
Pameran foto “Marine Ships Must Be” menampilkan 15 foto karya seniman Rusia, Andrey Trony, koleksi Museum of the World Ocean (Kaliningrad) yang merekam sejarah hubungan maritim Indonesia dan Rusia antara tahun 1688-1740, serta peran laut dalam membentuk identitas bangsa.
Diselenggarakan Kedutaan Besar Federasi Rusia di Indonesia bekerja sama dengan Museum of The World Ocean dan Museum Bahari Jakarta, pameran foto bertajuk "Marine Ships Must Be" berlangsung hingga 16 April 2025 dan terbuka untuk umum.
Baca juga: Pameran foto "Legasi Jokowi" digelar di Antara Heritage Center Jakarta
Selain itu, para pengunjung juga dapat menyaksikan artefak yang menggambarkan kejayaan maritim Nusantara, mulai dari kapal-kapal tradisional hingga teknologi kelautan modern.
Acara pembukaan pameran ini dihadiri oleh Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, serta beberapa duta besar negara sahabat termasuk Duta Besar Belarus Raman Ramanouski, Duta Besar Uzbekistan Oybek Eshonov, Duta Besar Mongolia Enkhtaivan Dashnyam, Duta Besar Malaysia, Syed Mohamad Hasrin, Duta Besar Azerbaijan Ramil Abil Rzayev, Perwakilan Duta Besar Timor Leste, perwakilan Duta Besar Armenia, dan perwakilan Duta Besar India.
Selain negara sahabat, turut hadir pula Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan Kementerian Kebudayaan, Endah T.D. Retnoastuti dan Plt. Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Daerah Khusus Jakarta Mochamad Miftahulloh.