. (ANTARA) - Mataram (Antaranews NTB) - Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menawarkan kerja sama pemanfaatan potensi sumber daya alam kepada delegasi Kerajaan Terengganu, Malaysia, yang berkunjung ke daerah tersebut.
Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar, di Lombok Utara, mengatakan Terengganu merupakan daerah yang memiliki banyak produk berbahan baku ikan, namun minim potensi perikanan sehingga tertarik ke Lombok Utara melihat potensi yang relatif besar.
"Saya berikan gambaran, pada satu kelompok nelayan, misalnya di Kerakas saja, dalam satu hari bisa menghasilkan 6-10 ton," katanya.
Potensi lain, kata dia, adalah kelapa. Komoditas tersebut ditawarkan karena harga kelapa di tingkat lokal Rp4 ribu per butir. Sedangkan di Terengganu harganya berkisar 10-18 Ringgit Malaysia atau sekitar Rp30 ribu per butir.
Pihaknya juga menawarkan potensi produksi jagung. Luas lahan tanam jagung di Kabupaten Lombok Utara mencapai 900 hektare.
Menurut Najmul, kerja sama yang dilakukan antara Lombok Utara dengan Kerajaan Negeri Terengganu, dalam suatu ikatan persaudaraan.
"Mari kita bekerja sama, komunikasi tetap bagus dan ada proses yang terus saling memenuhi kebutuhan kita. Harapan kami kedepan, apa yang sudah dirintis ini, kita lanjutkan," katanya.
Sementara itu, Pimpinan Delegasi Kerajaan Negeri Terengganu, Dato` Tengku Hassan Tengku Omar juga berharap kerja sama di bidang pemanfaatan sumber daya alam dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara bisa berjalan dengan baik. ?
"Saya merasa senang bisa datang dan melihat langsung potensi sumber daya alam Lombok Utara. Saya membawa rombongan ke sini. Ada yang tertarik juga berbinis batik songket," katanya.
Ia juga mengaku bahwa banyak persamaan (perjanjian-perjanjian) yang harus ditindaklanjuti dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara.
"Insya Allah Lombok Utara bisa bangkit setelah gempa bumi. Dan kami datang ke sini, untuk hal-hal baru," ujar Dato` Tengku Hassan Tengku Omar yang juga menjabat Menteri Daerah Perdagangan dan Perindustrian Kerajaan Negeri Tetengganu.
Dalam kesempatan itu, rombongan delegasi Kerajaan Negeri Tetengganu, menyempatkan diri meninjau sentra budi daya udang vaname dan bertemu serta berdialog dengan kelompok nelayan di Kabupaten Lombok Utara.