JCH Perempuan NTB tidak ada terindikasi hamil

id calon haji mataram

Suasana pelepasan 450 calon haji musim haji 2019/1440 Hijriah asal Kota Mataram yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) tiga Embarkasi Lombok di halaman kantor Wali Kota Mataram. (Foto: ANTARA News/Nirkomala)

Mataram (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan terakhir terhadap kondisi kesehatan  Jemaah  Calon haji (JCH) kelompok terbang (kloter) NTB yang berkelamin wanita tiga tidak ada yang terindikasi sedang hamil.

"Dari hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan terhadap CJH NTB di puskesmas, tidak ada satupun jemaah wanita yang terindikasi sedang mengandung," kata Kepala Dinkes Mataram, dr Usman Hadi di Mataram, Senin.

Usman yang ditemui di sela kegiatan pelepasan 450 CJH NTB bersama 5 orang petugas yang tergabung dalam kloter tiga atau kloter utuh Kota Mataram ini, menambahkan, proses pemeriksaaan kesehatan jemaah telah dilakukan sangat selektif.

Hal itu dimaksudkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat semua proses sudah rampung dilaksanakan. Apalagi, sampai terjadi pembatalan pemberangkatan karena jemaah ketahuan sedang hamil seperti kasus yang terjadi terhadap dua orang CJH asal Kabupaten Lombok Timur.

"Prinsipnya dalam proses pemeriksaan kesehatan haji tingkat Kota Mataram, kami sudah melakukan dengan sangat selektif dan pemeriksaan akhir akan dilakukan lagi di Asrama Haji Antara," jelasnya.



Sementara Kepala Kemenag Kota Mataram, H Burhanul Islam menyebutkan, total calon haji yang tergabung pada kloter tiga sebanyak 455 orang, lima diantaranya adalah petugas haji.

455 orang tersebut terdiri atas 205 orang calon haji laki-laki dan 250 orang perempuan. "Insya Allah, jemaah perempuan tidak ada yang terindikasi sedang hamil," ujarnya.

Namun, demikian proses pemeriksaan kesehatan haji sekaligus indikasi kehamilan jemaah akan dilakukan lagi oleh petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan merekalah yang memiliki kewenangan penuh dalam memberikan rekomendasi layak tidaknya calon haji diberangkatkan dari sisi kesehatan.

"Karena itu, kita berharap semua jemaah sudah benar-benar mempersipkan diri khsusunya dari sisi kesehatan untuk memudahkan dalam proses pemeriksaan di asarama haji," katanya.

Menurutnya, jumlah calon haji asal Kota Mataram musim haji 2019/1440 Hijriah, sebanyak 757 orang terbagi dalam tiga kloter, yakni kloter tiga atau kloter utuh 450 orang ditambah 5 orang petugas, kloter 7 sebanyak 140 orang dan kloter 9 sebanyak 167 orang.



 
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar