Winky jatuh cinta dengan akting Prisia Nasution

id Winky Wiryawan

Winky jatuh cinta dengan akting Prisia Nasution

Winky Wiryawan dan Prisia Nasution berfoto bersama dalam gala premiere film "Lorong" di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019). ANTARA/Dea N. Zhafira/am.

Mataram (ANTARA) - Aktor Winky Wiryawan merasa jatuh cinta dengan kemampuan akting Prisia Nasution yang menjadi lawan mainnya dalam film "Lorong".

"Gue jatuh cinta banget sama aktingnya dia (Prisia). Pas dua minggu sebelum syuting dia datang, gue Alhamdulillah banget. Gue bilang sama dia, gue suka banget sama lo, cara lo handle akting dan segala macamnya. Senang gue bisa kerja sama sama lo," ungkap Winky di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (9/9) malam.

Winky juga mengungkapkan bahwa Prisia merupakan nama yang ia usulkan kepada sutradara Hestu Saputra, lantaran belum ditemukannya pemeran tokoh Mayang hingga beberapa hari sebelum syuting.


Aktor yang juga merupakan seorang disk jockey (DJ) itu menilai Prisia merupakan aktris dengan kemampuan akting yang sangat baik dan telah terbukti di industri perfilman Indonesia.

Penilaian Winky didasari kesuksesan akting Prisia di film "Sang Penari" (2011) dalam membangun chemistry dengan lawan mainnya, Oka Antara. Ia merasa, Prisia pun mampu membangun chemistry sebagai pasangannya di film "Lorong" sangat kuat.

Sementara itu, "Lorong", film berjenis drama horor dari MVP Pictures berkisah tentang Mayang (Prisia Nasution), seorang ibu yang kehilangan anaknya tepat setelah ia melahirkan.

Sutradara Hestu Pamungkas mengatakan bahwa film ini akan menyuguhkan cerita yang berbeda dari film bergenre sama, karena Hestu berusaha menciptakan film yang ia sutradarai ini agar masuk akal dengan memininalisir jalan cerita yang tidak logis.

Selain Winky Wiryawan dan Prisia Nasution, hadir pula Nova Eliza sebagai Dokter Vera, Teuku Rifnu Wikana sebagai Darmo, dan artis-artis lainnya yang ikut andil sebagai penyempurna cerita.

Film "Lorong" akan mulai tayang serentak di bioskop pada 12 September 2019.
Pewarta :
Editor: Ihsan Priadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar