Pemkot pasang CCTV di areal taman jalur BIL pascaperusakan pot bunga

id Disperkim',mataram,CCTV,pot bunga

Pemkot pasang CCTV di areal taman jalur BIL pascaperusakan pot bunga

Aksesori kota berupa pot bunga yang dipasang Pemerintah Kota Mataram di jalur lambat menuju Bandara Internasional Lombok (BIL), dirusak oleh oknum tidak bertanggung jawab. (Foto: ANTARA News/ist)

"Perusakan puluhan aksesori taman kota berupa pot bunga di jalur lambat BIL, menjadi pelajaran bagi kami untuk melakukan pengawasan lebih ketat"
Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Nusa Tenggara Barat, akan memasang CCTV (closed circuit television), pada areal taman jalur menuju Bandara Internasional Lombok (BIL) di Lingkar Selatan.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Mataram, HM Kemal Islam di Mataram, Rabu, mengatakan, pemasangan CCTV tersebut sebagai upaya antisipasi adanya perusakan taman dan aksesori kota oleh oknum yang tidak bertanggung jawab di kawasan tersebut.

"Pengerusakan puluhan aksesori taman kota berupa pot bunga di jalur lambat BIL, menjadi pelajaran bagi kami untuk melakukan pengawasan lebih ketat," tambahnya.

Menurutnya, jumlah CCTV yang akan dipasang sekitar 4 sampai 5 titik, sebab areal yang perlu diawasi cukup panjang yakni sekitar 800 meter ke awah Selatan.

Dengan pemasangan CCTV tersebut setidaknya oknum yang ingin melakukan pengerusakan terhadap taman dan aksesori kota bisa berpikir dua kali.

"Karena itulah, pengadaan CCTV sudah kami usulkan melalui APBD murni 2020, berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Dikominfo) selaku bidangnya," lanjutnya.

Pemasangan CCTV ini merupakan salah satu solusi untuk dapat menjaga keamanan areal tanam dan aksesori di jalur BIL, sebab tahun 2020 pemerintah kota juga telah berencana akan memasang berbagai aksesori lampu hias di Gapura Tembolak.

"Kalau kita tidak siapkan pengawasan yang ketat, kita khawatir aksesori-aksesori terpasang dirusak kembali oleh oknum tidak bertanggung jawab," ujarnya.

Ia mengatakan, kerugian terhadap pengerusakan aksesori kota memang tidak seberapa, tetapi pemeliharaan yang telah dilakukan tidak bisa terukur dengan uang.

Begitu juga dengan tata kota yang rusak, dan yang tidak kalah pentingnya adalah harga diri dari pemerintah kota.

"Karena itulah, kami juga terus meminta aparat kepolisian untuk mengusut perusakan aksesori kota yang jalur BIL beberapa hari lalu," sebutnya.

Selain pemasangan CCTV, tambah Kemal pemerintah kota juga berencana akan membuat posko terpadu yang beranggotakan dari jajaran TNI/Polri dan Satpol PP Kota Mataram seperti halnya di Taman Udayana.

 
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar