Mataram, 4/11 (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Nasional kembali mempercayakan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Mataram merakit komputer jinjing untuk memenuhi kebutuhan beberapa SMK di Nusa Tenggara Barat.
"Kementerian Pendidikan Nasional kembali meminta kami merakit laptop sebanyak 730 unit pada 2010. Sebelumnya pada 2009, kami merakit 390 laptop," kata Wakil Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Mataram, Sayifuddin, di Mataram, Kamis.
Menurut dia perakitan laptop tersebut dilakukan selama dua tahun yaitu pada 2010 dan 2011. Produksi laptop tersebut bekerja sama dengan PT Zyrex selaku produsen komputer dan laptop di Indonesia.
PT Zyrex dalam hal ini bertindak sebagai pihak yang menyediakan suku cadang laptop untuk kemudian dirakit oleh siswa.
Proses perakitan laptop tersebut sebagai ajang mengasah kemampuan para siswa dalam menerapkan teori yang sudah diberikan oleh guru di ruang kelas.
Laptop hasil produksi siswa jurusan Sistem Jaringan Komputer (SKJ) tersebut dipasarkan dengan merek Zyrex. Pemasaran untuk sementara hanya difokuskan pada beberapa SMK di NTB, yang ditunjuk memperoleh bantuan komputer bersubsidi dari Kemdiknas. Namun ke depan akan diupayakan dipasarkan secara luas ke masyarakat umum.
Selain laptop, kata Syaifuddin, SMKN 3 Mataram juga diminta memproduksi sebanyak 290 unit 'liquid crystal display' (LCD) atau monitor layar datar yang juga diperuntukkan bagi SMK di NTB, yang ditunjuk menerima komputer bersubsidi pada 2010 dan 2011.
"Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi SMKN 3 Mataram yang berstatus rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) sejak 2009 dan memiliki sebanyak 1.532 siswa," katanya.
Sejak didistribusikan sampai saat ini, kata dia, belum ada keluhan dari seluruh SMK yang menggunakan laptop produksi SMKN 3 Mataram.
"Kami memberikan jaminan kepada konsumen bahwa hasil kerja siswa bisa dipertanggungjawabkan karena ini merupakan kesempatan bagi siswa untuk menerapkan ilmunya meski tidak mendapat imbalan uang,"ujarnya.(*)