LPTQ Mataram akan siapkan pembinaan khusus calon peserta MTQ

id MTq,mataram,kemenag

LPTQ Mataram akan siapkan pembinaan khusus calon peserta MTQ

Ilustrasi: kegiatan penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXIX tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat, di Kabupaten Lombok Timur. Rabu (6/7-2022) (Foto: ANTARA/Diskominfo)

Mataram (ANTARA) - Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, akan menyiapkan tempat pembinaan khusus bagi calon peserta yang akan tampil pada berbagai ajang lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram sekaligus pengurus LPTQ Kota Mataram H Muhammad Amin di Mataram, Kamis, mengatakan, pembinaan khusus ini diharapkan mampu memotivasi dan menumbuhkan qori dan qoriah baru di Kota Mataram.

"Dengan demikian, kapanpun dan dimana pun, ketika ada lomba MTQ, para kafilah Kota Mataram bisa menjadi utusan dan memberikan hasil terbaik untuk Kota Mataram," katanya.

Pernyataan itu disampaikan Amin seusai menghadiri pembagian piala dan penghargaan bagi puluhan kafilah asal Kota Mataram yang sudah berlaga di MTQ ke XXIX tingkat Provinsi NTB pada 4-6 Juli 2022, di Masbagik, Kabupaten Lombok Timur.

"Alhamdulillah pada MTQ XXIX, Mataram berada pada peringkat ke-6 dari 10 kabupaten/kota se-NTB," katanya.

Ia menilai peringkat ke-6 yang diraih Kota Mataram itu, merupakan pencapaian yang luar biasa, karena pada STQ tahun 2021, Kota Mataram berada para peringkat ke-9.

"Kita kurang di cabang tilawah saja. Kalau untuk cabang-cabang lainnya seperti Tafsir, Fahmil, dan hafalan, Alhamdulillah kita masuk Juara I, II dan ada juga yang juara harapan," katanya.

Terkait dengan itu, untuk meningkatkan dan memaksimalkan pembinaan bagi para calon peserta MTQ ke depan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrhaman selaku Ketua Umum LPTQ Kota Mataram agar segera menyiapkan tempat pelatihan terpusat.

"Dengan demikian, pembinaan bisa dilakukan secara khusus dan rutin sehingga tercipta basis-basis cabang lomba tertentu. Selama ini, pembinaan dilakukan saat akan ada lomba saja," katanya.