Wabup mengajak peserta PGAWC 2023 Sky Lancing menginap di Lombok Tengah

id Paralayang Lombok Tengah ,Paragliding Lombok Tengah,Sky Lancing,Lombok Tengah

Wabup mengajak peserta PGAWC 2023 Sky Lancing menginap di Lombok Tengah

Wakil Bupati Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, HM Nursiah (FOTO ANTARA/Akhyar)



Ia mengatakan, kedatangan atlet kelas dunia pada PGAWC 2023 berdampak terhadap jumlah penonton.

"Penonton pasti banyak di Sky Lancing Paragliding Lombok. Sebab, atlet yang berlaga dari berbagai belahan dunia,"katanya.

Menurut dia, penonton yang hadir tidak hanya dari Indonesia saja, melainkan juga wisatawan mancanegara.

"Ini adalah keniscayaan bagi masyarakat. Sebab, ajang tersebut berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi," katanya.

Ia mengharapkan dukungan dari masyarakat untuk menyukseskan PGAWC, sehingga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan meningkatkan kunjungan wisatawan di NTB pada umumnya.

"Masyarakat harus responsif dengan kegiatan seperti ini. Kami dari pemerintah daerah juga siap mendukung kesuksesan PGAWC," katanya.

Ia menambahkan, sapta pesona harus ditegakkan demi menciptakan kenyamanan bagi para atlet maupun wisatawan.

"Kalau acara sukses, dampaknya juga tentu sangat besar bagi ekonomi di Lombok Tengah," kata Lendek Jayadi.

Sekretaris Federasi Aerosport Indonesia (FASI) NTB Roy Rahmanto mengatakan, Sky Lancing yang berada di Desa Mekar Sari, Praya Barat, Lombok Tengah terpilih menjadi tuan rumah ajang PGAWC pada 2023, 2024, dan 2025.

"Setelah melalui proses panjang, sejumlah persyaratan memenangi bidding sebagai tuan rumah PGAWC telah tuntas tahun lalu," katanya.

Ketua Harian FASI Lombok Tengah itu menambahkan lokasi tersebut telah mendapat persetujuan dari pemilik lahan, Lanud ZAM, Pemerintah Provinsi NTB, dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.

"Ajang internasional ini rencananya digelar 27-30 Juli 2023," demikian Roy Rahmanto.