BI berkomitmen memperkuat kebijakan pengembangan UMKM

id bi,bank indonesia,umkm

BI berkomitmen memperkuat kebijakan pengembangan UMKM

Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S. Budiman memberikan sambutan dalam kegiatan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2023 di Jakarta, Jumat (28/7/2023). (ANTARA/HO-Bank Indonesia)

Jakarta (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) berkomitmen untuk terus memperkuat bauran kebijakan dalam upaya pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Secara khusus untuk pengembangan UMKM, Bank Indonesia berkomitmen melaksanakan tiga pilar kebijakan,” kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S. Budiman dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.
 

Pilar pertama adalah penguatan korporatisasi untuk mendorong terciptanya ekosistem usaha terintegrasi. Pilar kedua yaitu peningkatan kapasitas baik dari sisi SDM maupun pengembangan usaha termasuk dengan digitalisasi untuk mendorong peningkatan produktivitas.

Sementara pilar ketiga berfokus pada dukungan terhadap akses pembiayaan agar UMKM dapat naik kelas dan berdaya saing. Salah satu inisiatif BI dalam mengembangkan UMKM adalah melalui kegiatan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2023 yang digelar secara hibrida pada 27-30 Juli 2023.

Dalam kegiatan tersebut, BI menampilkan 1.000 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaannya yang telah berhasil naik kelas. Selain mengadakan pameran, KKI 2023 juga memfasilitasi pertemuan 280 UMKM dengan 21 lembaga keuangan serta 89 business matching ekspor dengan 5 agregator secara nasional.

Pada pembukaan gelar wicara hari ini, telah dilaksanakan penandatanganan kesepakatan bisnis atau Memorandum of Understanding (MoU) antara buyer luar negeri dengan UMKM. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memotivasi UMKM untuk go global.

Baca juga: Digitalisasi buat pelaku IKM dan UMKM perluas pasar
Baca juga: UMKM tembakau harapkan pencegahan rokok ilegal

Adapun untuk kegiatan gelar wicara KKI 2023, pembahasan berfokus pada potensi, peluang, dan karakteristik negara tujuan ekspor. Gelar wicara juga mengulas kisah keberhasilan strategi dan upaya konkret UMKM untuk menembus ekspor dan meningkatkan daya saing secara global. Selain itu, juga membahas tentang kebijakan dan sinergi pengembangan UMKM ekspor. Melalui kegiatan itu, BI berharap dapat meningkatkan optimisme bagi UMKM untuk terus bekerja dan berkarya menghasilkan produk-produk dengan kualitas tinggi dan bernilai tambah.