Polres Bogor antisipasi pemudik di Puncak

id perbaikan,tol bocimi,polres bogor,antisipasi,pemudik,Jalur Puncak,Jawa Barat

Polres Bogor antisipasi pemudik di Puncak

Suasana arus lalu lintas di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sebagai bagian dari Jalur Puncak. ANTARA/Aji Cakti

Kabupaten Bogor, Jawa Barat (ANTARA) - Polres Bogor siap mengantisipasi pemudik yang beralih menggunakan Jalur Puncak Jawa Barat dikarenakan dampak dari perbaikan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi).

"Apabila pemudik beralih menggunakan Jalur Puncak karena dampak dari perbaikan di jalur Tol Bocimi, kita Polres Bogor sudah mengantisipasinya dengan cara antara lain dengan melakukan perkuatan anggota di jalur puncak dan menempatkan di titik trouble spot dan black spot," ujar Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Bogor AKP Rizky Guntama saat dihubungi ANTARA di Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin.

Selain itu, lanjutnya, antisipasi lainnya dari Polres Bogor terkait hal tersebut yakni akan melakukan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way ke arah puncak.

Dalam rangka mendukung arus mudik Lebaran 2024, Polres Bogor sendiri telah menyiapkan pengaturan lalu lintas antara lain menyiapkan personil, menyiapkan sarana dan prasarana pendukung.

Menurut dia, Polres Bogor juga akan melakukan rekayasa lalu lintas berupa pembatas kendaraan ganjil genap, melakukan rekayasa lalu lintas one way di jalur puncak, dan akan melakukan rekayasa lalu lintas contraflow atau lawan arah dari exit tol Ciawi sampai km 45 berdasarkan kondisi situasional di lapangan.

Sebagai informasi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan longsor di Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) terjadi akibat curah hujan yang tinggi.

Basuki Hadimuljono mengatakan kejadian tersebut diduga bukan karena adanya gerakan tanah, melainkan murni karena adanya longsor akibat dari curah hujan yang tinggi. Untuk itu, akan diupayakan penanganan dalam tiga hari ke depan.

Kementerian PUPR akan melakukan monitor dan tes dulu untuk bisa diupayakan jalur B nya dipakai sebagai jalur mudik kendaraan golongan 1, sehingga diharapkan sedikit bisa memecah arus mudik menuju Cigombong.

Baca juga: Mataram usulkan dana studi analisis pembukaan jalan penghubung
Baca juga: Jalur Pansela bisa menjadi alternatif mudik Lebaran


Selain itu Kementerian PUPR juga akan berkoordinasi dengan Kepolisian untuk bisa dibuka satu arah dari arah Jakarta ke Sukabumi. Untuk arus balik juga nanti akan satu arah dari arah Sukabumi ke Jakarta.

Kementerian PUPR akan mengupayakan pada Senin atau Selasa, Tol Bocimi  dapat dibuka. Setelah itu akan ditangani secara permanen usai lebaran dengan perkirakan pekerjaan perbaikan 2 sampai 3 bulan.