Waspadai uang palsu selama Ramadhan

id uang palsu,penukaran uang kertas,bank indonesia

Salah seorang warga Kota Mataram memanfaatkan layanan penukaran uang rupiah pecahan yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB bersama 13 perbankan di lapangan Sangkareang Kota Mataram, Rabu (15/5). (ANTARA/Awaludin)

Mataram (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Nusa Tenggara Barat (NTB) mewaspadai peredaran uang palsu karena bisa merugikan masyarakat, khususnya yang menjalankan puasa Ramadhan dan Idul Fitri 1440 Hijriah.

"Saya mengimbau warga lakukan penukaran uang di tempat resmi karena pada momentum Ramadhan hingga menjelang Lebaran bisa dimanfaatkan oknum untuk mengedarkan uang palsu," kata Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi NTB, Achris Sarwani, di Mataram, Rabu.

Hal itu ditegaskan Achris, dalam pembukaan layanan penukaran uang rupiah pecahan kecil selama Ramadhan 1440 Hijriah, di Lapangan Sangkareang, Kota Mataram.

BI, kata dia, memiliki kewajiban untuk terus mengingatkan masyarakat akan resiko peredaran uang palsu pada momen-momen tertentu, termasuk ketika penyelenggaraan pemilihan umum calon presiden pada April 2019.

"Apabila menemukan uang palsu, laporkan ke pihak berwajib. Dengan demikian, kita bisa merayakan Idul Fitri dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Untuk itu Achris mengajak warga memanfaatkan layanan kas penukaran uang rupiah pecahan yang dilakukan oleh Kantor Perwakilan BI Provinsi NTB bersama perbankan.

Layanan tersebut dipusatkan di Lapangan Sangkareang, Kota Mataram, Pulau Lombok, mulai 15-25 Mei 2019. Layanan penukaran juga disediakan oleh bank-bank umum dan kantor kas titipan di Pulau Sumbawa.

Ia menambahkan layanan penukaran uang rupiah pecahan juga menjadi sarana sosialisasi tentang keaslian uang rupiah. Warga diberikan edukasi mengenali keaslian rupiah dengan cara 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang).

"Kami terus edukasi masyarakat NTB tentang keaslian uang rupiah. Alhamdulillah jumlah temuan uang paslu tidak signifikan sekali sejak 2017," ucapnya pula.

Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana juga mengajak warganya untuk memanfaatkan layanan penukaran uang rupiah pecahan di Lapangan Sangkareang selama Ramadhan 1440, sehingga terhindar dari uang palsu dan pengenaan biaya penukaran.

"Saya mengimbau agar masyarakat memanfaatkan layanan penukaran uang rupiah yang digelar BI bersama perbankan dan antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya masalah keamanan," katanya.

Layanan penukaran uang rupiah pecahan oleh BI bekerja sama dengan 13 bank umum nasional dan daerah yang dirangkaikan dengan kegiatan pasar murah kebutuhan pokok di Lapangan Sangkareang Kota Mataram, digelar mulai 15-28 Mei 2019, pada hari kerja Senin-Kamis, pukul 09.00 - 11.30 WITA.
 
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar